Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komite OPEC+ Rekomendasikan Tetap Pertahanlan Produksi Minyak

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 16:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komite OPEC+ Rekomendasikan Tetap Pertahanlan Produksi Minyak Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Zhou
Ket. Foto Dokumen: Foto yang diambil pada 5 Oktober 2022 ini memperlihatkan kantor pusat Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Wina, Austria.

WINA - Para pejabat negara produsen minyak terkemuka pada Rabu (1/2/2023) merekomendasikan untuk mempertahankan kebijakan produksi minyak saat ini dari OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, di tengah prospek ekonomi global yang tidak pasti.

OPEC+ setuju pada Oktober 2022 untuk memangkas produksi sebesar 2 juta barel per hari mulai bulan berikutnya hingga akhir 2023. Pemotongan tersebut sama dengan sekitar 2 persen dari permintaan minyak global tahunan.

Anggota Komite Pemantauan Menteri Gabungan (JMMC) OPEC+ "menegaskan kembali komitmen mereka" terhadap rencana produksi saat ini pada pertemuan virtual pada Rabu (1/2/2023) dan "mendesak semua negara yang berpartisipasi untuk mencapai kepatuhan penuh dan mematuhi mekanisme kompensasi," menurut pernyataan OPEC.

JMMC terdiri dari menteri perminyakan dari negara-negara OPEC+. Itu tidak memiliki kekuatan pengambilan keputusan tetapi memberikan rekomendasi kebijakan untuk pertemuan tingkat menteri OPEC+, badan pembuat keputusan kelompok itu. Badan tersebut juga memiliki wewenang untuk meminta tambahan pertemuan tingkat menteri OPEC+ "kapan saja untuk membahas perkembangan pasar," menurut OPEC.

JMMC telah meninjau data produksi minyak untuk November dan Desember tahun lalu dan "mencatat kesesuaian secara keseluruhan" untuk negara-negara OPEC+, tambah OPEC.

Pertemuan JMMC berikutnya dijadwalkan pada 3 April. Pertemuan menteri OPEC+ berikutnya, di mana kelompok tersebut akan secara resmi memutuskan kebijakan produksinya, ditetapkan pada 4 Juni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.