Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karantina Tetap Diperlukan meski Pandemi Terkendali

📅 Rabu, 01 Feb 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Karantina Tetap Diperlukan meski Pandemi Terkendali Doc: Sumber: Covid19.go.id

JAKARTA - Strategi karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun situasi pandemi Covid-19 telah terkendali secara penuh. Hal ini dibutuhkan karena berbagai penyakit seperti Covid-19 ini tentu perlu diantisipasi, termasuk dengan karantina kesehatan.

"Institute of Health and Metric Evaluation (IHME) membuat analisa tentang 11 potensi penyakit di tahun 2023 ini, salah satunya adalah Long Covid," kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga, di Jakarta, Selasa (31/1).

Seperti dikutip dari Antara, Tjandra Yoga mengatakan terdapat empat area yang perlu dilakukan karantina kesehatan pascapandemi Covid-19 dalam upaya menekan risiko kejadian luar biasa (KLB).

Area kesatu, tambah Tjandra Yoga, peran skrining di pintu masuk negara melalui peran skrining primer atau skrining sekunder oleh petugas kesehatan. Area kedua peran skrining sindromik, khususnya dalam membuktikan ancaman penyakit melalui bukti ilmiah.

"Area ketiga, bagaimana upaya maksimal untuk meminimalisasi risiko kesehatan di pintu masuk negara," katanya.

Area keempat, melakukan upaya kesehatan di pintu masuk negara, yang meliputi tiga aspek penting, di antaranya pemahaman tiga komponen yang ditangani, orang, barang, dan alat angkut.

"Aspek ke dua adalah tiga area kegiatan, yaitu simulation exercise, external evaluation, dan after action review. Sementara itu, aspek ke tiga adalah dua program utama, yaitu event management dan preparedness plan," katanya.

Pernyataan itu dikemukakan Tjandra saat menjadi pembicara dalam rangka Hari Karantina Kesehatan Nasional ke 61 tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta.

Menurut Tjandra, skenario tentang berakhirnya pandemi Covid-19 yang diprediksi usia pada tahun ini terdapat tiga kemungkinan. "Pertama, dinyatakan situasi kedaruratannya berakhir, kedua pandeminya dinyatakan terkendali, dan ketiga pandeminya dinyatakan berakhir," katanya.

Pelayanan Kesehatan

Tjandra yang juga mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara mengatakan, Majalah Forbes menyampaikan lima kecenderungan pelayanan kesehatan 2023, yakni artificial intelegence (AI), telehealth, retail healthcare di mana masyarakat dapat membeli rapid antigen di supermarket, alat kesehatan yang dipakai sehari-hari, dan kedokteran presisi.

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (30/1) menyebutkan Covid-19 masih merupakan darurat kesehatan masyarakat yang harus dijadikan perhatian masyarakat internasional (PHEIC). Penilaian itu, kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Ghebreyesus, diambil mengikuti saran dari badan penasihat.

"Direktur Jenderal WHO setuju dengan saran yang diberikan Komite terkait pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan menetapkan peristiwa tersebut terus menjadi darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata Tedros dalam pernyataan tertulis.

Setelah Komite Darurat Regulasi Kesehatan Internasional bertemu selama akhir pekan, kepala WHO itu mencatat bahwa minggu ini menandai tahun ketiga penetapan Covid-19 sebagai PHEIC sejak Januari 2020.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.