Unicef Indonesia Mendukung Surabaya Jadi Kota Layak Anak Tingkat Dunia

Senin, 30 Jan 2023, 18:28 WIB

SURABAYA - Kantor United Nations Children's Fund (Unicef) untuk Wilayah Jawa, melakukan kunjungan kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Senin (30/1). Dalam pertemuan tersebut,
Kepala Kantor Unicef untuk Wilayah Jawa, Tubagus Arie Rukmantara, menyampaikan surat resmi bahwa Unicef Indonesia siap mendukung Surabaya untuk menjadi Kota Layak Anak (KLA) tingkat dunia.

"Kami tadi menyampaikan surat balasan dari kantor Perwakilan Unicef untuk Indonesia yang menyatakan bahwa siap mendukung Surabaya menjadi anggota Kota Layak Anak tingkat dunia atau kategori Child Friendly City Initiatives (CFCI)," kata Tubagus Arie Rukmantara.

Ket. Foto: Ilustrasi. Tujuan akhir dari Kota Layak Anak tingkat dunia bukan hanya sekadar penghargaan. Namun, lebih daripada itu untuk merubah mindsite warga Surabaya dan untuk menyejahterakan warga Surabaya. — Sumber: Koran Jakarta / Selocahyo

Menurutnya, pada Desember 2022, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengirimkan surat kepada Unicef Indonesia untuk menjadikan Surabaya sebagai anggota CFCI, sebuah kelompok khusus di dunia yang menjadi kota layak anak tingkat internasional atau dunia. Surat itu akhirnya dibalas oleh Unicef Indonesia dan memastikan siap mendukung.

"Ke depannya akan ada beberapa proses, salah satunya nanti ada kunjungan dari Unicef Indonesia ke Surabaya pada 13-15 Februari 2023, lalu berikutnya akan ada kunjungan beberapa pimpinan Unicef pada Maret 2023. Jadi, nanti Surabaya akan dilihat kepantasannya oleh dunia, karena CFCI ini bukan milik Indonesia, tapi dunia," katanya.

Oleh karena itu, ia memastikan bahwa pihak Unicef akan bekerjasama dengan tim khusus dari Pemkot Surabaya untuk mewujudkan Kota Layak Anak tingkat dunia itu. Bagi dia, yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah menjamin kebutuhan anak atau hak anak yang mendasar harus sudah terpenuhi. "Kami melihat di Surabaya ini sudah on track, misalnya imunisasinya sudah tinggi, stuntingnya sudah rendah, angka sekolahnya sudah tinggi, dan partisipasi anak-anak sudah sangat terlihat," tegasnya.

Makanya, ia mengaku ingin melengkapi itu semua dengan beberapa inovasi baru. Salah satunya adalah pencegahan kekerasan online, sehingga nanti ada sistematika pelatihan bagi anak-anak untuk mencegah kekerasan online dari tingkat kampung. Ia juga menyadari bahwa selama ini Surabaya sudah melakukan sistem pencegahan kekerasan anak yang tidak online, sehingga inovasi ini lebih kepada pencegahan yang online.

"Selain itu, kami akan lengkapi Forum Anak Surabaya itu dengan keahlian untuk mengidentifikasi hoax atau menjadikan anak-anak sebagai pasukan ahli infodemik. Jadi, mereka akan bisa memitigasi infodemik di Surabaya," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengaku bersyukur karena Unicef Indonesia siap mendukung keinginannya untuk menjadikan Surabaya sebagai Kota Layak Anak tingkat dunia. Ia juga memastikan jajaran pemkot siap mengikuti berbagai proses yang akan dilakukan ke depannya untuk mewujudkan Kota Layak Anak tingkat dunia itu.

"Kami semakin yakin bisa mewujudkan Kota Layak Anak tingkat dunia karena sudah mendapatkan dukungan dari Unicef Indonesia, dan bahkan Unicef Jawa sudah menyiapkan berbagai inovasi untuk membantu kami. Saya berharap berbagai program yang sudah direncanakan oleh Unicef Jawa bisa segera berjalan," kata dia.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.