• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Badan Gemuk tapi Sehat, Bi...

Badan Gemuk tapi Sehat, Bisa Kok! Simak Penjelasan dan Caranya

Senin, 30 Jan 2023, 15:46 WIB

Nick Fuller, University of Sydney

Salah satu pertanyaan paling kontroversial yang diajukan dalam komunitas kesehatan saat ini adalah apakah Anda bisa kelebihan berat badan dan sehat.

Ket. Foto: Olaharaga teratur 30 menit selama lima hari dalam seminggu penting untuk menjaga kesehatan. — Sumber: Shutterstock

Pertanyaan ini - kadang-kadang dibingkai dengan istilah "fat but fit" (gemuk tapi bugar) - telah menyibukkan para peneliti medis selama beberapa dekade, memicu banyak penelitian baik yang mendukung maupun menyanggah konsep tersebut.

Perdebatan berkisar pada apakah orang yang kelebihan berat badan atau obesitas yang aktif secara fisik masih dapat dianggap sehat secara metabolik - yaitu, mereka memiliki tekanan darah, kolesterol, dan kadar insulin yang baik.

Sebagai ahli kesehatan dan ahli obesitas, jawaban saya atas pertanyaan ini seringkali mengejutkan: Saya yakin seseorang memang bisa kelebihan berat badan dan sehat. Inilah alasannya.

1. Berat badan dan kesehatan tidak berkolerasi sempurna

Seperti yang saya bahas dalam artikel saya tentang Body Mass Index (Indeks Masa Tubuh) (BMI), berat badan seseorang tidak selalu menceritakan kisah lengkap tentang kesehatan mereka.

Meski kelebihan berat badan meningkatkan risiko seseorang terhadap berbagai masalah kesehatan - termasuk penyakit jantung, stroke, diabetes, dan beberapa jenis kanker - banyak studi telah menunjukkan bahwa risiko penyakit seseorang tidak terkait dengan berat badan, tapi dengan lemak tubuh dan distribusinya di dalam tubuh.

Meskipun kalkulator BMI memberikan titik awal untuk menilai lemak tubuh, BMI bukanlah ukuran kesehatan yang akurat karena tidak menjelaskan di mana lemak didistribusikan dalam tubuh.

Orang dengan jumlah lemak visceral yang tinggi - sejenis lemak yang sangat tidak sehat yang disimpan di sekitar perut, dekat dengan organ-organ - memiliki risiko penyakit yang lebih tinggi daripada orang yang menyimpan lemak tubuh di sekitar pinggul.

Penting juga untuk diingat bahwa otot jauh lebih padat daripada lemak - hal lain yang tidak dapat diukur oleh BMI.

Oleh karena itu, jika kalkulator BMI mengklasifikasikan Anda sebagai kelebihan berat badan atau obesitas, tapi secara fisik Anda bugar, memiliki pola makan dan gaya hidup yang sehat, dan lemak tersimpan di sekitar pinggul Anda, Anda mungkin lebih sehat daripada seseorang dengan BMI dalam kisaran "normal" jika mereka tidak berolahraga atau makan makanan seimbang.

2. Berat dan kebugaran juga tidak berhubungan sempurna

Kita telah dikondisikan untuk percaya bahwa kelebihan berat badan secara langsung dikaitkan dengan keadaan tidak sehat. Tapi ketidakaktifan, bukan berat badan kita, yang secara langsung mempengaruhi tingkat kebugaran kita.

Memang, banyak penelitian telah menggunakan pengujian olahraga untuk menunjukkan bahwa beberapa orang yang kelebihan berat badan dan obesitas memiliki tingkat kebugaran dan kekuatan kardiovaskular yang tinggi. Perbedaannya? Orang-orang ini terlibat dalam aktivitas fisik secara teratur.

Olahraga teratur akan meningkatkan kebugaran Anda, berapa pun berat badan Anda. Sayangnya, lebih dari separuh penduduk Australia, misalnya, bahkan tidak melakukan olahraga 30 menit yang dibutuhkan lima hari seminggu agar tetap sehat dan hidup, apalagi membantu mereka mengatur berat badan.

3. Gaya hidup lebh penting daripada angka di timbangan

Ini mungkin terdengar jelas, tapi perilaku sehat - bukan berat badan - membuat kita sehat.

Meski memahami dan mengelola hubungan antara berat badan dan kesehatan kita itu penting, kita juga perlu mengingat faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesehatan yang baik. Yang teratas di antaranya adalah cukup berolahraga, makan makanan yang sehat dan seimbang, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas tidur kita.

Cara menjadi sehat dengan berat badan berapa pun

Anda dapat melakukan beberapa hal sederhana saat ini untuk mendukung kesehatan Anda secara keseluruhan, berapa pun berat badan Anda.

1. Variasikan rutinitas olahraga Anda

Tidak dapat disangkal bahwa olahraga memiliki manfaat kesehatan yang sangat besar. Selain meningkatkan kesehatan jantung, aktivitas rutin meningkatkan kekuatan dan mobilitas otot, mengurangi tingkat stres, serta meningkatkan kualitas tidur dan energi.

Untuk mendorong lebih banyak olahraga, lakukan sesuatu yang Anda sukai, apa pun itu. Tapi pastikan untuk memasukkan variasi, karena melakukan rutinitas yang sama setiap hari adalah cara yang pasti untuk membuat Anda bosan dan menghindari aktivitas, dan juga dapat mempersulit pencapaian tujuan Anda.

Penting juga untuk mencari cara untuk memasukkan aktivitas insidental ke dalam rutinitas harian Anda. Gaya hidup kita yang tidak banyak bergerak benar-benar membunuh kita. Para ahli menyatakan seminggu tidak aktif secara fisik memiliki dampak kesehatan yang setara dengan merokok 20 batang rokok.

Memperkenalkan lebih banyak aktivitas bisa sesederhana menaiki tangga daripada lift, memarkir mobil sedikit lebih jauh dari tujuan kita, atau mematikan robot penyedot debu dan mengerjakan sendiri pekerjaan rumah tangga.

2. Tingkatkan kualitas tidur Anda

Mendapatkan tujuh hingga sembilan jam tidur yang direkomendasikan yang kita butuhkan setiap malam akan sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Kabar baiknya adalah mudah untuk meningkatkan kualitas tidur Anda secara dramatis dengan mengambil langkah-langkah sederhana untuk mendukung kebersihan tidur yang baik. Mulailah dengan aturan "tidak ada sinar biru setelah senja", matikan perangkat elektronik Anda lebih awal untuk meningkatkan sekresi hormon pemicu tidur seperti melatonin.

3. Latih kembali otak Anda untuk mengelola stres

Stres akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda, seringkali mendorong kebiasaan makan yang tidak sehat dan berkontribusi terhadap kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi.

Berlawanan dengan kepercayaan umum, alkohol bukanlah cara yang baik untuk mengatasi stres! Sebaliknya, lakukan aktivitas yang lebih bermanfaat untuk menghilangkan stres, seperti olahraga dan meditasi.

Penting dicatat

Berat badan Anda penting dalam hal tingkat kesehatan Anda secara keseluruhan. Itu bukan satu-satunya hal yang penting, dan tidak selalu diperlukan untuk mencapai definisi kategori "berat badan yang sehat".

Kita semua harus terlibat dalam kebiasaan gaya hidup yang lebih sehat - berapa pun berat badan kita.The Conversation

Nick Fuller, Charles Perkins Centre Research Program Leader, University of Sydney

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.