Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Partisipasi Warga dalam Mengatasi Covid-19

📅 Sabtu, 28 Jan 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Perkuat Partisipasi Warga dalam Mengatasi Covid-19 Doc: Sumber: Covid19.go.id

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan strategi pengendalian pandemi Covid-19 setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut dengan memperkuat partisipasi warga dalam mengatasi korona. Pemerintah fokus pada meminimalisasi penularan virus dan mencegah sakit berat hingga kematian.

"Sekarang tanggung jawab pandemi mulai kita shifting (tukar) bagaimana masyarakat juga ikut berperan nyata dan tidak di-lead (pimpin) sepenuhnya oleh pemerintah," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam Penutupan Indonesia Covid-19 Surge Response (ICSR) yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (26/1).

Seperti dikutip dari Antara, Nadia menuturkan dalam pengendalian pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah tidak akan banyak memberikan batasan atau banyak mengatur berbagai kegiatan masyarakat seperti sebelumnya. Pemerintah kini lebih menekankan kesadaran diri dan partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi tetap terkendali.

Meskipun demikian, dalam meminimalisasi penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 pemerintah tetap menggencarkan strategi melalui sosialisasi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, membangun perilaku karantina dan isolasi mandiri jika kontak erat atau positif Covid-19.

Selain itu, tambah Nadia, melakukan pengawasan di berbagai pintu masuk negara. Kedua, pemerintah memperkuat pemantauan melalui surveilans, di mana pemantauan dilakukan terhadap indikator Covid-19 yang sesuai dengan arahan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Pemerintah, tambah Nadia, juga mendorong tes antigen mandiri dengan PeduliLindungi, melakukan tes pada orang yang bergejala dan mengalami kontak erat, serta memperbanyak kapasitas surveilans genomik.

Mendorong Vaksinasi

Dalam mencegah masyarakat mengalami sakit berat ataupun kematian, tambah Nadia, Kemenkes terus mendorong vaksinasi penguat pertama dan kedua terutama pada kelompok rentan seperti lansia. Saat ini, pemerintah juga mendorong penggunaan vaksin produksi dalam negeri seperti InaVac dan IndoVac.

Dalam aspek terapeutik, integrasi alur perawatan pasien Covid-19 tetap dijalankan termasuk bagi orang yang ingin dites secara mandiri, memastikan ketersediaan obat dan kapasitas rumah sakit, juga mengidentifikasi dan menindaklanjuti potensi "long Covid-19".

"Sekarang kasus 'long Covid-19' sudah jarang kita temukan. Kalau yang kemarin masih memiliki gejala 'long Covid-19' itu adalah mereka yang umumnya terinfeksi dengan Delta. Kalau sekarang hampir tidak ada kasus 'long Covid-19' (yang dilaporkan, red)," kata dia.

Nadia mengingatkan pandemi mungkin memang terkendali, namun hoaks terkait Covid-19 masih terus terjadi dalam masyarakat.

Oleh karena itu, tambah Nadia, Kemenkes memperbaiki strategi komunikasi risiko pada publik secara rutin dan transparan, di berbagai platform media untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Erlina Burhan, mengemukakan perlindungan vaksin Covid-19 penting untuk dipertahankan masyarakat di tengah situasi sirkulasi virus yang tak terprediksi. "Vaksin booster kedua tetap penting, mengingat kondisi Covid-19 saat ini tidak bisa diprediksi," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.