Pemprov Banten Dukung Pengembangan Pariwisata KEK Tanjung Lesung
Sabtu, 28 Jan 2023, 00:27 WIBSerang - Pemerintah Provinsi Banten terus mendukung upaya-upaya menggiatkan potensi-potensi ekonomi termasuk potensi sektor pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang.
"Tadi PT. Banten West Java menyampaikan informasi terkait berbagai hal dengan kemajuan Tanjung Lesung. Ada beberapa ide tentang pengembangan terkait infrastruktur. Tentu Pemerintah Daerah mendukung pengembangan potensi terutama pada sektor pariwisata," kata Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar usai menerima Direksi PT. Banten West Java sebagai pengembang KEK Tanjung Lesung di Ruang Rapat Gubernur Banten, di Serang, Jumat (27/1).
Menurut Al Muktabar, pengembangan suatu destinasi wisata dapat memberikan nilai baru bagi wisatawan maupun lingkungan sekitarnya.
"Karena satu di antara variabel ekonomi yang kuat itu adalah sektor pariwisata. Kita terus dukung dalam rangka pengembangan kepariwisataan khususnya di wilayah selatan Banten," katanya.
Sementara, Direktur Utama PT Banten West Java Purnomo Siswo Prasetyo mengatakan, pihaknya telah melakukan pengembangan pariwisata. Selain wisata alam, ada juga pengembangan wisata buatan, wisata agro, dan wisata kemaritiman akan dikembangkan lebih lanjut.
"Dan sekarang ditambah mungkin wisata udara. Secara kompleks akan kita kembangkan bersama-sama. Beberapa investor kita undang untuk bisa melaksanakan pembangunan di kawasan Tanjung Lesung di wilayah selatan Banten," kata Purnomo
Dikatakan Purnomo, pengembangan pariwisata tersebut juga memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar. Terlihat dari homestay, wisata agro, wisata perikanan dengan paket menanam terumbu karang, dan lainnya.
"Jadi ini kalau kita terus gerakkan dan dikembangkan dengan lebih baik, tentu dampaknya akan lebih besar. Bahkan Desa-Desa wisata yang ada di sekitar Tanjung Lesung itu menjadi salah satu binaan kita," katanya.
Menurutnya, pariwisata dapat terus berkembang bila dilakukan dengan bersama-sama, terutama dengan lingkungan sekitar yang dekat dengan destinasi wisata.
"Pariwisata ini tidak bisa sendiri, ada kuliner dan lainnya. Semuanya harus terlibat," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sawah terdampak kekeringan di Banten
-
Sambut HUT ke-499 Jakarta, Walikota Jaktim Munjirin Ziarah ke Makam Pangeran Jayakarta
-
Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga, 4 Jembatan Gantung Dibangun di Banten Tahun 2026
-
Dibantai di Set Pertama, Ini Rahasia Gila Timnas Voli Indonesia Gulung Qatar
-
BMKG Ingatkan Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumut hingga 19–22 April
-
Ghana Bisa Jadi Batu Sandungan Inggris
-
Halte Transjakarta Manggarai Ditutup Mulai 6 Mei 2026 Imbas Proyek LRT Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.