Benar Juga Sih! Pustakawan Harus Menguasai Berbagai Ilmu Pengetahuan

Jumat, 20 Jan 2023, 12:52 WIB

Jakarta - Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) mengatakan setiap pustakawan harus bisa menguasai berbagai macam ilmu agar dapat memimpin penyebarluasan ilmu pengetahuan kepada masyarakat Indonesia.

"Tugas pustakawan adalah mengumpulkan berbagai informasi yang tersebar kemudian disajikan untuk kepentingan publik," kata Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dalam keterangan di Jakarta, Jumat (20/1).

Ket. Foto: Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando — Sumber: Antara

Dalam webinar "Organisasi Profesi dan Kepemimpinan" pada Kamis (19/1), iamenuturkan, kehadiran organisasi profesi kepustakawan seperti Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI)dapat menjadi wadah mengembangkan penyebaran ilmu pengetahuan tersebut sampai ke daerah.

Pustakawan harus hadir untuk masyarakat yang membutuhkan pengetahuan demi memperoleh kecerdasan.

Peran pustakawan tersebut, sudah selaras dengan mandatori yang dituangkan dalam Undang-Undang Dasar 1945, yakni mengemban tugas untuk mencerdaskan anak bangsa.

Ia menjelaskan pustakawan melalui organisasi profesi dapat mengambil peran dan pengabdian dalam bidang perpustakaan, karena mempunyai kode etik yang mengikat untuk memastikan anggotadalam koridor yang tepat.

Dia mengharapkan organisasi profesi kepustakawanan mampu mengembangkan kepemimpinanyang dapat menjawab tantangan perkembangan dunia perpustakaan pada masa mendatang.

"Jadi apabila tidak diurus dengan baik, IPI bisa dibilang gagal. Maka saya mengajak IPI untuk turun ke daerah bersama Perpusnas," katanya.

Ketua Umum IPI T. Syamsul Bahri mengatakan sejak dibentuk pada 1973, masih banyak tantangandihadapi IPI dalam membangun dan mengembangkan perpustakaan dan dunia kepustakawanandi Indonesia.

"Salah satunya dalam pencapaian lima tingkatan literasi di Indonesia di mana pada setiap tingkatannya banyak pihak yang berperan di dalamnya. Ini tidaklah mudah. Semua pustakawan harus memahami lima tingkatan literasi. IPI tidak bisa hanya diam," katanya.

Presiden Persatuan Pustakawan Malaysia Ghazzali Mohamed Fadzhil menambahkan pustakawan harus memahami bahwa dirinya bukan menjalankan tugas mengurus buku.

Adanya perubahan pola pikir tersebut akan membuat pustakawan akan lebih berani untuk mengubah wajah perpustakaan, di mana pustakawan memposisikan diri sebagai pemimpin akan lebih berani mendekati masyarakat.

"Pola pikir kita harus diubah, di mana saya berpendapat bahwa sebenarnya apa yang kita urus adalah ilmu. Bukan bukunya tapi apa yang ada di dalam buku," ujar dia.

Pakar Kepustakawanan Universitas Gadjah Mada Ida Fajar Priyanto juga menilaiIPI harus memberi perhatian atas persepsi masyarakat mengenai tugas pustakawan di Indonesia.

Seharusnya, katanya, IPI dapat memegang peran lebih penting. Contohnyadilakukan American Library Assosication (ALA) yang dapat mengakreditasi berbagai program studi pendidikan.

"Kita punya masalah padabrand image. Masyarakat masih banyak yang melihat bahwa pustakawan hanya sebagai penjaga buku. Jadi perlu diubah bahwa pustakawan lebih dari itu," katanya.

Redaktur: Kris Kaban

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.