Presiden Jokowi Ingin Kemhan Koordinasi Informasi Intelijen
Rabu, 18 Jan 2023, 11:07 WIBJakarta - Presiden Joko Widodo menginginkan agar Kementerian Pertahanan menjadi koordinator berbagai informasi intelijen di Indonesia.
"Tadi di dalam saya menyampaikan pentingnya Kementerian Pertahanan menjadi orkestrator bagi informasi-informasi intelijen di semua lini yang kita miliki," kata Jokowi usai menghadiri Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan Tahun 2023 di GedungKemhan, Jakarta, Rabu.
"Kitakanmemiliki informasi intelijen (dari) BIN (Badan Intelijen Negara), informasi intelijen di TNI, di Polri, di BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), semuanya," tambahnya.
Informasi tersebut, menurut Jokowi, harus diorkestrasi agar dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan.
"Itu harus diorkestrasi sehingga menjadi sebuah informasi yang solid. Tiap informasi itu diberikan ke kita untuk membangun sebuahpolicy, kebijakan, itu saja kesimpulannya," kata Jokowi.
Dalam acara tersebut, Presiden juga memberikan nama kepada kendaraan taktis (rantis) buatan PT Pindad.
"(Namanya) Maung," kata Jokowi singkat saat ditanya soal nama kendaraan rantis yang baru ia resmikan.
Namun, dia tidak menyampaikan alasan pemilihan namanya itu.
"(Silakan) Tanya Pak Menhan (PrabowoSubianto)," ujarnya.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, serta para pejabat tinggi di TNI AD, AU, AL.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Alarm Industri Berbunyi! PMI Manufaktur RI Anjlok Versi S&P, Ternyata Faktor Ini Jadi Biang Tekanan
-
Indonesia Open 2026 Berakhir Pahit bagi Tuan Rumah
-
Sapi kurban bantuan Presiden di Bandung Barat
-
BPBD Situbondo Manfaatkan Truk Tangki PDAM-PMI Distribusi Air Bersih
-
Harga Emas di Pegadaian pada Minggu Pagi: UBS dan Galeri24 Stabil, sedangkan Antam Naik Tipis
-
Kemhan Bantah Amerika Serikat Bebas Lintas Udara di MDCP: Kedaulatan RI Jadi Prioritas
-
Kontroversi Kasus YTR Memanas! Hotman Paris Serang Pernyataan Komnas Perempuan, Minta DPR dan Presiden Bertindak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.