Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi 363 Vape Narkoba Terungkap

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 05:13 WIB | Oleh:
Produksi 363 Vape Narkoba Terungkap Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan kasus cairan vape rokok elektronik yang mengandung sabu dalam konferensi pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/1). Pelaku terancam hukuman seumur hidup.

JAKARTA - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap produksi narkoba untuk rokok elektrik (vape) sebanyak 363 botol yang dijual secara bebas."Kami berhasil mengungkap peredaran narkoba vape sebanyak 363 botol," kata Wakil Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Donny Alexander, di Jakarta, Senin (16/1).

Donny mengatakan menyita barang bukti berupa bahan kimia untuk produksi narkoba. Ada 20 kg sulfur, bahan campur sabu seberat 500 gram, alat cetak ekstasi, dan barang siap cetak. "Jadi ada 1.138 gram diduga meth untuk jenis sabu baru," ujarnya.

Sementara itu, Kabis Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, pelaku yang berhasil diamankan berinisial MR. "Satu pelaku berhasil kita amankan berinisial MR," kata Trunoyudo.Menurut Trunoyudo, pelaku menjual vape secara online. Harga perbotol 200-400 ribu.

Dilokasi sama, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Andi Oddang, menuturkan MR diajari oleh rekannya. "Jadi yang bersangkutan diajari rekannya yang masih kita cari," kata Andi. Dikatakan Andi, saat ini polisi tengah mengejar rekan tersangka tersebut. Namanya dan posisinya sudah diketahui, tinggal menindak.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Zaky Firmansyah, menjelaskan pengungkapan ini merupakan keberhasilan Dirjen Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. "Bahan bakunya diimpor," kata Zaki. Menurut Zaki, bahan impor tersebut, tidak hanya untuk membuat vape, tapi juga untuk membuat ekstasi.

Selain itu, pihaknya mengapresiasi kinerja Direktorat Narkoba sudah membongkar kejahatan narkotika. "Kami berterima kasih kepada Direktorat Narkoba atas temuan kasus tersebut," tutur Zaki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.