Kremlin: Pengiriman Senjata Berat ke Ukraina Tak Akan Ubah Situasi

Selasa, 17 Jan 2023, 00:57 WIB

Istanbul - Kremlin mengatakan pengiriman kendaraan berat berlapis baja oleh negara-negara Barat ke Ukraina tidak akan mengubah situasi di lapangan.

"Operasi militer khusus akan terus berlanjut. Tank-tank ini terbakar dan akan terbakar seperti yang lainnya. Tujuan dari operasi militer khusus akan tercapai," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan dalam konferensi pers mingguan di Moskow pada Senin.

Peskov mengatakan keputusan Inggris untuk mengirim tank Challenger 2 ke Kiev dapat "memperpanjang cerita dan membawa lebih banyak masalah ke negara Ukraina."

"Kami mengevaluasi dan menganggap keputusan seperti itu sangat negatif ... Inggris, negara-negara Eropa lainnya, Polandia dan sebagainya, yang sekarang berbicara tentang niat mereka untuk mengatur babak baru pasokan peralatan militer berteknologi baru yang lebih maju untuk Ukraina, tidak akan bisa mengubah situasi di lapangan. Mereka harus memahami ini," kata Peskov.

Dia mengatakan Moskow meragukan kepedulian negara-negara Barat terhadap orang-orang yang tinggal di Ukraina dan masa depan mereka.

Menurut Peskov, negara-negara Barat hanya menggunakan Ukraina sebagai alat untuk mencapai tujuan anti-Rusia mereka.

Pada Minggu (15/1), Inggris mengumumkan keputusannya mengirim 14 unit tank Challenger 2 ke Ukraina dalam beberapa minggu mendatang, setelah percakapan telepon Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.

Sementara itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz belum memutuskan apakah akan memasok Leopard 2 ke Kiev, sedangkan Prancis berjanji memberi Ukraina tank tempur ringan AMX 10-RC.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.