Dibanjiri Imigran Gelap dari Meksko, AS Minta Bantuan Kanada

Kamis, 12 Jan 2023, 12:20 WIB

MEXICO CITY - Amerika Serikat meminta bantuan Kanada untuk mengatasi lonjakan jumlah migran di perbatasan AS dengan Meksiko, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS pada Selasa (10/1).

Kemungkinan perjanjian trilateral antara Kanada, AS dan Meksiko sedang dibahas ketika ketiga negara bertemu di Meksiko untuk KTT Pemimpin Amerika Utara, kata juru bicara Kristina Rosales kepada Reuters.

Perjanjian itu akan membantu ribuan orang bermigrasi melalui cara legal, tanpa harus mempertaruhkan keselamatan mereka di tangan para pedagang manusia, kata Rosales.

"Kanada memiliki program khusus untuk pengungsian dan migrasi," kata Rosales. Dia mengatakan kepada Reuters menjelang perundingan trilateral bahwa negara-negara tersebut akan mendiskusikan keterlibatan Kanada.

Belum ada kesepakatan yang diumumkan setelah perundingan antara Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berakhir pada Selasa.

Otoritas AS menahan 2,2 juta migran di perbatasan mereka dengan Meksiko pada tahun keuangan 2022, yang merupakan rekor yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II.

Rosales juga mengatakan bahwa AS tengah mempertimbangkan kemungkinan pemberian izin bagi lebih banyak warga negara untuk masuk ke negara itu melalui jalur udara sementara mengusir para migran yang melintasi jalur darat di bawah perintah yang dikenal sebagai Title 42.

Perintah tersebut, yang diluncurkan pada Oktober 2022 untuk pengusiran migran dari Venezuela, diperluas peruntukannya bagi migran dari Kuba, Nikaragua dan Haiti pada pekan lalu.

Perlintasan warga Venezuela di perbatasan menurun sekitar 90 persen pada Desember, dan penurunan serupa diharapkan terjadi untuk migran lain dalam program tersebut.

"Jika kami melihat kemungkinan bahwa kami harus meningkatkan jumlah migran yang memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat kemanusiaan per bulan dan memasukkan warga negara lain, kami akan mempertimbangkannya," tambah Rosales.

Presiden Meksiko Lopez Obrador pada Selasa mengatakan bahwa negaranya "memberi selamat" atas keputusan AS untuk memberikan pembebasan bersyarat kemanusiaan dan bahwa dia percaya "bahwa rencana ini akan diperluas untuk menguntungkan negara lain."

AS dalam beberapa bulan terakhir mencatat lonjakan signifikan jumlah migran yang datang ke negara itu melalui jalur darat dari negara-negara Karibia, seperti Kuba dan Haiti.

Rosales mengatakan mereka yang tiba di AS melalui jalur laut "sayangnya tidak akan memenuhi syarat" untuk pembebasan bersyarat kemanusiaan.

Rosales menambahkan bahwa pemerintah AS sedang berusaha untuk memperluas metode hukum imigrasi dan mencoba mengedukasi calon migran untuk tidak membayar kepada pedagang manusia.

"Kami ingin memperluas cara-cara hukum sehingga orang-orang bisa mendaftar langsung dari ponsel mereka," kata Rosales.

Ket. Foto: Keluarga pencari suaka turun dari kapal karet di Roma, Texas, AS, Selasa (6/7/2021), setelah menyeberangi Sungai Rio Grande dan masuk ke AS dari Meksiko. Foto diambil tanggal 6 Juli 2021. — Sumber: ANTARA/REUTERS/Go Nakamura

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.