Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masih Dicari, Perempuan Diduga sebagai Pelaku Penguburan Jasad Janin yang Terekam CCTV

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masih Dicari, Perempuan Diduga sebagai Pelaku Penguburan Jasad Janin yang Terekam CCTV Doc: Antara/Pixabay
Ket. Ilustrasi bayi baru lahir.

Jakarta - Kepolisian Sektor (Polsek) Duren Sawit mencari keberadaan perempuan yang diduga sebagai pelaku penguburan jasad janin di Taman Palem, Komplek PTB, Kelurahan Klender, Jakarta Timur, pada Jumat (6/1).

Kapolsek Duren Sawit Kompol Martson Marbun mengatakan polisi tengah berupaya mengidentifikasi pelaku berdasar rekaman kamera pengawas yang menyorot aksi pelaku tersebut.

"Dari rekaman CCTV itu, dua wanita naik motor. Kita upayakan zoom, nomor polisi (kendaraan) dan muka daripelaku," kata Martson Marbun di Jakarta, Selasa.

Marbun menambahkan berdasarkan rekaman kamera pengawas diketahui pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Meski demikian, Marbun mengatakan pihaknya belum dapat mengidentifikasi wajah dan pelat nomor kendaraan pelaku karena rekaman kamera pengawas tampak samar.

Pihaknya juga telah meminta keterangan saksi-saksi yang sempat melihat kedua pelaku perempuan tersebut. Namun tidak ada satupun yang mengenali wajah, atau mengingat pelat nomor moto pelaku.

"Kita sedang upayakan melakukan penyelidikan, pokoknya kita maksimal. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," ujar Marbun.

Sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan jasad janin terkubur di Taman Palem, Komplek PTB, RT 05/RW 18, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (6/1) tengah malam.

Janin tersebut dalam keadaan terbungkus kantong plastik dan handuk kecil berwarna putih. Menurut keterangan saksi .mata penemuan jasad janin tersebut bermula ketika sekelompok anak muda sedang nongkrong melihat dua remaja perempuan datang ke Taman Palem.

Mereka mengira isi kantong plastik yang dibawa perempuan itu merupakan bangkai kucing. Warga juga sempat menawarkan bantuan kepada dua perempuan yang diperkirakan berusia 17 hingga 20 tahun.

Namun kedua perempuan tersebut menolak tawaran itu dan tergesa-gesa menguburkan kantong plastik lalu, kemudian kabur memacu sepeda motornya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.