- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jack Ma Terlihat di Bangko...
Jack Ma Terlihat di Bangkok Usai Pengumuman Penyerahan Kendali Ant Group
Minggu, 08 Jan 2023, 14:24 WIBJAKARTA - Miliarder Tiongkok Jack Ma terlihat berada di Bangkok minggu ini, setelah menghilang dari pandangan publik sejak regulator di Tiongkok meluncurkan tindakan keras terhadap kerajaan bisnisnya pada akhir 2021.
Ma muncul di akun Instagram koki bintang Michelin Supinya "Jay Fai" Junsuta, yang mengunggah foto bersamanya pada Jumat dengan tulisan "sangat rendah hati, kami merasa terhormat untuk menyambut Anda dan keluarga Anda ke Jay milik Fai".
Beberapa media lokal juga melaporkan bahwa Ma berada di restoran tersebut bersama Supakit Chearavanont, Ketua Dewan Charoen Pokphand Group (CP Group) dan Charoen Pokphand Foods, grup agribisnis terbesar di Thailand.
CP Group tidak mengomentari pertemuan tersebut ketika ditanya Reuters.
Media Thailand juga melaporkan Ma menyaksikan pertandingan tinju di Stadion Rajadamnern Bangkok, di mana dia berpose dengan tangan terkepal saat berfoto dengan juara tinju Thailand Sombat "Buakaw" Banchamek.
Yayasan Jack Ma tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
"Kepergian Jack Ma dari Ant Financial, sebuah perusahaan yang ia dirikan, menunjukkan tekad kepemimpinan Tiongkok untuk mengurangi pengaruh investor swasta besar," kata Andrew Collier, direktur pelaksana Orient Capital Research, tentang pelepasan kendali miliarder tersebut.
"Tren ini akan melanjutkan terkikisnya bagian ekonomi Tiongkok yang paling produktif."
Karena regulator Tiongkok tidak menyukai monopoli dan persaingan tidak adil, Ant dan Alibaba telah melepaskan operasi mereka dan secara mandiri mencari bisnis baru, menurut laporan Reuters tahun lalu.
Ant mengatakan pada Sabtu bahwa manajemennya tidak akan lagi melayani Kemitraan Alibaba, sebuah badan yang dapat menominasikan mayoritas dewan raksasa e-commerce, menegaskan perubahan yang dimulai pertengahan tahun lalu.
Ma akan menyerahkan kendali atas raksasa fintech Ant Group setelah regulator mengagalkan IPO senilai US$37 miliar dua tahun lalu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
Analis Intelejen Sebut Strategi Baru AS Lewat NATO Bidik 'Poros Otokratis' dan Gerus Kekuatan Russia–Tiongkok dan Iran
-
LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.