• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Samsung Paparkan Visi Berk...

Samsung Paparkan Visi Berkelanjutan di Ajang CES 2023

Kamis, 05 Jan 2023, 20:20 WIB

JAKARTA - SamsungElectronics Co., Ltd. membagikan visinya untuk dunia terkoneksi yang lebihcalmmelalui lebih cerdas dan intuitif untuk meningkatkan kualitas kehidupan pengguna. Pada konferensi pers di CES 2023,di Las Vegas, Amerika Serikat, bersama pada mitra perusahaan ini memaparkan detail rencana dalam membangun dunia terkoneksi yang lebih baik sekaligus berkelanjutan.

Vice Chairman, CEO and Head of the DX (Device eXperience) Division,SamsungElectronics Jong-Hee (JH) Han, memaparkan strategi perusahaan dalam mewujudkan janji pengalaman terkoneksi di semuatouchpointseperti di rumah, mobil, dan di pekerjaan sekaligus membangun masa depan secara berkelanjutan. Strategi yang disampaikan dalam konferensi pers berfokus pada target perusahaan untuk menghadirkancalmke dunia yang terkoneksi.

Ket. Foto: Samsung — Sumber: ISTIMEWA

"Dengan dunia yang lebih calm sehingga berbagai perangkat dan inovasi bisa sepenuhnya mendukung pengalaman yang lebih baik, lebih personal, dan lebih intuitif. Untuk melakukan hal ini,Samsungberfokus untuk menghubungkan perangkat secara mulus dan mendesain produk-produk agar penggunaan teknologi dalam keseharian menjadi lebih berkelanjutan," kata dia melalui siaran pers Kamis (5/2).

Dalam rencana berkelanjutan Samsung pada 2050 itu, perusahaan akan Menggunakan listrik dari sumber energi terbarukan untuk meraih nol emisi karbon (net zero). Dalam jangka waktu yang lebih dekat, Divisi DX akan bertransisi ke 100 persen energi terbarukan pada 2027 dan mencapai nol emisi karbon pada 2030.

"Sebagai hasilnya, beberapa dari produk-produk kami yang paling populer kini termasuk dalam jajaran produk kami yang paling berkelanjutan," kata Vice President of Corporate Sustainability Center,Samsung. Inhee Chung,

Sebagian besar produk TV dansmartphone-nyatelah menggunakan bahan daur ulang, termasuk plastik daur ulang dari jaring ikan terbengkalai. Sementaraitu produk peralatan rumah tangga (home appliances) memori danchipsetjaringan radio 5G memberikan kontribusi penghematan energi kepada konsumen.

"Selain itu, layanan terkoneksiSamsung, seperti SmartThings Energy dan AI Energy Mode, juga membantu konsumen menghemat daya dan mengurangi biaya, sembari memperkecil dampak iklim mereka secara keseluruhan," ungkapnya.

Samsungjuga berbagi panggung dengan Patagonia, pemimpin global pakaianoutdoor, untuk mendiskusikan kemitraan dalam memerangi masalah mikroplastik partikel kecil yang sering ditemukan dalam pakaian dan dilepaskan ke laut, danau dan sungai melalui pencucian.

Director of Philosophy,Patagonia Vincent Stanley, mengatakan kemitraan kedua perusahaan berhasil menciptakan teknologi pencucian Less Microfiber Cycle, yang saat ini sedang ditanamkan dalam mesin cuciSamsung. Teknologi ini bisa mengurangi pelepasan mikroplastik hingga 54 persendalam satu siklus pencucian.

"Seperti Less Microfiber Cycle,Samsungdan Patagonia baru-baru ini mengembangkan Less Microfiber Filter terbaru, yang mengurangi pelepasan mikroplastik dengan mencegahnya terbuang ke laut pada akhir siklus pencucian," ucapnya.

Di konferensi pers CES iniSamsungjuga mengumumkan inovasismart hometerbaru, dengan SmartThings Station produk pertamaSamsungyang memiliki dukungan Matter secarabuilt-insejak awal. Ini adalah cara baru yang nyaman untuk memulai pengalaman SmartThings di rumah dan memudahkan untuk berinteraksi dengan perangkat yang terkoneksi.

"SmartThings Station mengubahwireless chargerSamsungmenjadismart home hubyang bisa dengan mulus mentransformasi kondisi rumah Anda dalam satu sentuhan tombol," terang Executive Vice President and Head of SmartThings Jaeyeon Jung.

Perusahaan juga menampilkan inovasi dan teknologi generasi berikutnya yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) terbaru. Pengalaman yang dimungkinkan oleh Spatial AI seperti di JetBot AI+ - menjadi fondasi pengalaman di dalam rumah yang lebih baik, khususnya terkait dimensi dan lingkungan dalam hunian.

Samsungjuga menyajikanpreviewRelumino Mode, yang akan hadir keSamsungNeo QLED 8K TV dan 4K TV tertentu pada tahun ini untuk membantu orang-orang denganvisual impairmentmenyaksikan konten dengan lebih baik. Relumino Mode menyoroti tepian bidang dan dan meningkatkan kontras serta warna, sehingga konten lebih jelas dan mudah dinikmati.

Selain itu,Samsungjuga menampilkan Relumino glass terbaru, yang pertama kali ditampilkan pada CES 2018 sebagai bagian dari program akselerasistartupC-Lab project. Selanjutnya adalah aplikasimobile-nya untuk membuat pengalaman visual menjadi lebih menyenangkan dan terpersonalisasi pada setiap layar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.