Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diaspora Diharapkan Terlibat Atasi 'Stunting'

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 09:01 WIB | Oleh:
Diaspora Diharapkan Terlibat Atasi 'Stunting' Doc: istimewa
Ket. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo bersama Koordinator PPI Dunia Achyar Al Rasyid.

JAKARTA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, berharap para diaspora terlibat dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia dan percepatan penurunan stunting. Dia meminta Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia menjembatani hal tersebut.

"Hal ini tentu bisa mengatasi kemiskinan ekstrem dan stunting. PPI juga bisa mengajak para Diaspora untuk mengembangkan ekonominya dalam membantu masyarakat miskin dan berisiko stunting," ujar Hasto usai audiensi dengan PPI, di Jakarta, Rabu (4/1).

Dia mengajak PPI Dunia untuk terlibat dalam kampanye mengubah mindset masyarakat Indonesia. Menurutnya, PPI Dunia bisa berfokus kepada remaja sebab memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan kalangan remaja dan pemuda.

Dia menambahkan, dalam kerja sama program jangka panjang, PPI bisa melakukan penelitian ilmiah dan menulis jurnal tentang stunting. Hal tersebut dapat menjadi bahan referensi bagi BKKBN dan pemangku kepentingan percepatan penurunan stunting lainnya.

"Kami berharap ada kerja sama program long term (jangka panjang). Meski periode kepengurusan PPI hanya singkat tetapi programnya tetap berjalan," tandasnya.

Koordinator PPI Dunia Achyar Al Rasyid, menerangkan pihaknya merupakan organisasi pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di luar negeri itu. Dia menyatakan ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045 salah satunya melalui penanganan stunting.

"Kami ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu kami support BKKBN dalam program menurunkan stunting," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan yang dilakukan pada 15 Januari 2023 ini adalah pelestarian lingkungan terutama terumbu karang dan penyediaan ketersediaan air bersih guna menekan angka stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.