Menanti Risalah The Fed
Rabu, 04 Jan 2023, 10:33 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (4/1). Pelaku pasar terus mencari petunjuk baru terkait kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed.
Chief Analyst DCFX Futures, Lukman Leong, memperkirakan, pekan ini, investor akan kembali mengantisipasi risalah pertemuan the Fed, pada Rabu (4/1) yang kemungkinan akan kembali hawkish.
"Selain itu, data tenaga kerja AS Non Farm Payroll (NFP) yang diperkirakan akan tumbuh solid 200 ribu semakin membuat kekhawatiran apabila the Fed masih akan tetap agresif," ujar Lukman.
Situasi tersebut bakal membuat dollar menguat terhadap mata uang lain, termasuk rupiah.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (3/1) sore, melemah dipicu kekhawatiran Bank Indonesia (BI) akan kembali menaikkan suku bunga acuan.
Rupiah ditutup melemah 28 poin atau 0,18 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.601 rupiah per dollar AS.
"Data inflasi pada hari Senin (2/1) yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kekhawatiran BI untuk kembali menaikkan suku bunga dan semakin menekan ekonomi. Hari ini sentimen yang sama di pasar," kata Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta.
- Bank Indonesia (BI)
- Nilai tukar rupiah
- Prediksi Rupiah
- dollar AS
- Bank sentral Amerika Serikat
- The Fed
Redaktur: andes
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penghulu hingga Tokoh Agama Bisa Jadi Agen Perlinsos Bantu Warga Daftar Bansos
-
Rupiah Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga AS - 20 Oktober 2026
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Setelah Eksekusi Suntik Mati yang Menyiksa dan Gagal, Terpidana Mati Christa Pike Pulang dari Rumah Sakit dan Harus Kembali ke Penjara
-
Rupiah Dibayangi Gejolak MSCI - 19 Oktober 2026
-
Bukan Cuma Hiburan, Film Jadi Mesin Uang Baru Jakarta: BI Ungkap Strateginya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.