Dua Menteri Jepang Kunjungi Kuil Simbol Militerisme di Masa Perang Dunia II

Senin, 17 Okt 2022, 13:30 WIB

TOKYO - Dua menteri Jepang pada Senin (17/10) memberikan penghormatan di kuil kontroversial yang oleh negara-negara tetangga dilihat sebagai simbol militerisme Jepang di masa lalu, saat negara itu memperingati akhir Perang Dunia II.

Kuil Yasukuni di Tokyo menjadi tempat penghormatan bagi 2,5 juta orang yang tewas perang, sebagian besar orang Jepang yang tewas sejak akhir abad ke-19. Namun kuil itu juga mengabadikan tokoh militer dan politik senior yang dihukum karena kejahatan perang oleh pengadilan internasional pasca Perang Dunia II.

Ket. Foto: Mendiang PM Jepang Shinzo Abe mengunjungi Kuil Yasukuni pada Desember 2013 yang memicu kemarahan Tiongkok dan Korea Selatan. — Sumber: AFP

Kunjungan ke kuil oleh pejabat pemerintah telah membuat marah negara-negara yang menderita di tangan militer Jepang sebelum dan selama perang, terutama Korea Selatan dan Tiongkok.

Sanae Takaichi, menteri keamanan ekonomi, dan Kenya Akiba, menteri untuk rekonstruksi di wilayah Tohoku utara yang dilanda bencana, memberikan penghormatan di kuil itu.

Takaichi adalah pengunjung tetap Yasukuni dan dekat dengan mantan perdana menteri Shinzo Abe.

"Tahun ini, ada perang di Ukraina. Saya berdoa agar tidak ada lagi orang yang tewas dalam perang," kata Takaichi kepada wartawan, seraya mengatakan dia telah mengucapkan "terima kasih" kepada korban perang yang diabadikan di sana.

Menteri Perdagangan Yasutoshi Nishimura juga mengunjungi kuil tersebut pada akhir pekan.

Namun Perdana Menteri Fumio Kishida memilih untuk mengirimkan persembahan pohon "masakaki" sebagai gantinya pada Senin (17/10).

Perdana menteri Jepang tidak pernah mengunjungi kuil itu sejak 2013. Abe adalah perdana menteri yang terakhir berkunjung. Kedatangannya ke kuil memicu kemarahan di Beijing dan Seoul dan mendapat teguran diplomatik dari sekutu dekatnya, Amerika Serikat.

Kantor Kishida mengatakan kepada AFP bahwa dia memberikan persembahan itu atas biaya pribadinya dan "melalui seorang wakil, dalam kapasitasnya sebagai presiden Partai Demokrat Liberal".

Dalam beberapa bulan terakhir, Kishida telah mendesak hubungan yang lebih hangat dengan Korea Selatan, dengan mengatakan kedua negara "tidak boleh membuang waktu" dalam meningkatkan hubungan, setelah bertahun-tahun ketegangan karena masalah masa perang.

Pada hari yang sama, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako menghadiri upacara nasional untuk menandai peringatan 77 tahun penyerahan Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

Kekeringan Melanda Natuna, Polres Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga dan Sekolah.

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

Kampanye “Berani Bicara Berat” Tegaskan Obesitas Sebagai Penyakit Kronis

HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi Pastikan Upacara di Gedung Sate Sekaligus Buka Hasil Revitalisasi.

Sikap Siap Hormat! Prajurit Marinir Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara Telkomsel 74 Meter.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.

Saat Utang Jadi Beban, Pengusaha Ungkap Strategi Menyelamatkan Bisnis

Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Puluhan Wisatawan Asing di Pulau Padar Viewpoint Terekam Panik saat Gempa NTT Mengguncang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.