Waduh, Apa Benar Ada Konfik Antara Panglima dan Kasad
Senin, 08 Agu 2022, 07:00 WIBJAKARTA - Beredar informasi yang harus dikonfirmasi terkait terjadi insiden antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurrahman. Insiden berawal ketika Dudung nekad hendak melantik calon prajurit Taruna Akmil tidak bersama-sama dengan tiga matra lainnya yakni, AL, AU dan Polisi.
Jenderal Andika pun mengancam, jika siapa yang menggelar acara tersebut maka akan ditangkap POM TNI. Akhirnya pelantikan itu batal. Bahkan untuk mengatasi insiden tersebut dikabarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai turun tangan dan memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) untuk menyelesaikan.
Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), relawan pendukung Jokowi, Adi Kurniawan mengatakan, Panglima TNI Jenderal Andika harus bersikap tegas jika ada bawahannya yang coba-coba bermain politik. Dalam pengamatannya, Adi menilai Jenderal Dudung terlihat kerap bermanuver bermain politik.
"Saya perhatikan Jenderal Dudung ini selalu bermanuver, bermain politik demi popularitas. Mungkin beliau (Jenderal Dudung) ada kepentingan untuk 2024," ujar Adi Kurniawan di Jakarta, Senin (6/8).
Adi menuturkan, manuver-manuver Jenderal Dudung sangat membahayakan persatuan di tubuh TNI. Adi pun menyebut manuver yang dilakukan Jenderal Dudung seperti hendak mengorbankan TNI demi ambisi nyapres di Pilpres 2024 mendatang.
"Kami meminta panglima TNI bersikap tegas evaluasi Jenderal Dudung demi menjaga persatuan dan marwah institusi TNI," paparnya.
Adi menegaskan, TNI harus solid dalam menjaga kedaulatan rakyat dan negara. Apalagi situasi global saat ini semakin kian tidak menentu. Jika TNI tidak solid, lalu bagaimana Indonesia bisa menghadapi ancaman situasi global. Oleh karena itu pihaknya sangat mendukung Panglima TNI Jenderal Andika bersikap tegas terhadap siapapun yang bandel dan coba-coba melakukan manuver demi kepentingan pribadi.
Sementara itu, Kadispen TNI AD, Brigjen TNI Tatang Subarna membantah jika tidak ada masalah hubungan kedua Jenderal TNI tersebut.
"Tidak ada masalah dan baik-baik saja, Mas," ujar Tatang saat menjawab pesan aplikasi WhatsApp soal hubungan kurang harmonis Jenderal TNI Andika Perkasa dengan Jenderal TNI Dudung Abdurrahman.
Tatang juga membantah informasi yang menyebutkan bahwa Panglima TNI menegur Jenderal Dudung. "Tidak ada sama sekali, Mas," ujar Tatang melalui pesan tertulis saat ditanya kabar Jenderal TNI Andika menegur Jenderal TNI Dudung.
Kadispen TNI AD bahkan mengirimkan ulang release berita pelantikan Taruna Akademi TNI/Polri Tahun 2022 pada 4 Agustus 2022 lalu di Lapangan Sapta Marga Akmil Magelang. Pelantikan dilakukan oleh Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, Letjen TNI Bakti Agus Fajri.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kemlu RI Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan
-
Neymar Perpanjang Kontrak di Santos hingga 2026, Bidik Kembali ke Piala Dunia
-
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur: Cek Spesifikasi dan Fitur Unggulan
-
Jakarta Gelar Christmas Carol Colossal
-
Polres Malang Siagakan Tim Urai untuk Cegah Kepadatan Arus Lalu Lintas saat Puncak Arus Mudik
-
Menlu ASEAN Bertemu di Kuala Lumpur, Bahas Konflik Thailand-Kamboja yang Makin Meningkat
-
Selat Hormuz Lumpuh Total, Arus Minyak Global Terganggu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.