Waspada! Masyarakat Indonesia Harus Tahu, BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Wilayah Ini
Senin, 30 Mei 2022, 10:23 WIBBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah provinsi pada Senin (30/5).
Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang seperti di Aceh, Banten, DKI Jakarta. Kemudian Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sumatra Selatan.
Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mendorong komunitas internasional untuk bergotong-royong membangun Multihazard Early Warning System, atau sistem peringatan dini multibencana yang andal untuk menghadapi berbagai bencana alam dan perubahan iklim.
"Gotong-royong menjadi sebuah pilihan terbaik di tengah situasi global yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19, sebab kesenjangan antar negara semakin menonjol, di mana masyarakat global dan pemerintah kewalahan dengan krisis ekonomi global dan nasional," kata Dwikorita, dikutip dari Antara, Senin (30/5).
Saat membuka acara Third Multi-Hazard Early Warning Conference (MHEWC-III) yang digelar di Bali, Dwikorita mengatakan ketahanan sosial ekonomi menjadi tantangan utama bagi banyak negara.
Dwikorita menyatakan tantangan tersebut semakin berat dan kompleks seiring dampak perubahan iklim yang juga semakin nyata dan dinamika lempeng tektonik planet bumi yang menunjukkan tren peningkatan keaktifan.
Akibat perubahan iklim, peristiwa ekstrem semakin sering terjadi dengan intensitas yang lebih tinggi dan durasi yang lebih lama.
"Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) sendiri memproyeksikan bumi akan mengalami pemanasan jangka pendek hingga 1,5 derajat celcius di atas tingkat pra-industri lima tahun ke depan atau tahun 2026. Proyeksi tersebut memiliki peluang mencapai 50 persen," tuturnya.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Lewat Negosiasi Panjang, 4 WNI Korban Perampokan Somalia Dibebaskan
-
PT PP Properti Tbk (PPRO) Meraih Penghargaan Top SOE Subsidiaries Awards 2026 dari The Iconomics Media
-
Wali Kota Bekasi Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Kota Tinggi Jadi Daya Tarik Investasi
-
"Blue Food" Dikembangkan Bappenas Untuk Dongkrak Konsumsi Protein Masyarakat
-
Indonesia Jadi Incaran Investasi Data Center, ESI Ingatkan Soal Listrik dan Energi Bersih
-
Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa
-
Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Melancarkan BAB, Benarkah? Ini Penjelasannya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.