Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Pusat Riset Konservasi Kebun Raya dan BRIN Temukan 7 Jenis Baru Tumbuhan

📅 Senin, 03 Jan 2022, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Pusat Riset Konservasi Kebun Raya dan BRIN Temukan 7 Jenis Baru Tumbuhan Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. Begonia robii.

Jakarta - Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan tujuh jenis baru tumbuhan di Indonesia dan mayoritas tergolong sebagai tanaman hias.

"Ketujuh jenis baru tersebut yaitu Hoya batutikarensis, Hoya buntokensis, Dendrobium dedeksantosoi, Rigiolepis argentii, Begonia robii, Begonia willemii dan Etlingera comosa," kata Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Sukma Surya Kusumah, melalui siaran pers, Jakarta, Minggu.

Selain itu ditemukan pula sub spesies Zingiber ultralimitale sub spesies mataromeoense.

Pihaknya mengatakan Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati (OR IPH) melalui Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya akan terus berupaya mengeksplorasi dan mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan dari habitat alaminya.

"Dengan ditemukannya jenis baru ini, keanekaragaman hayati Indonesia bertambah. Penemuan ini juga memberikan informasi terkait kekayaan biodiversitas Indonesia dan mendukung penelitian lebih lanjut terkait pemanfaatannya secara berkelanjutan," ujarnya.

Lebih jauh Peneliti Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Wisnu Handoyo Ardi mengatakan Begonia merupakan salah satu marga tumbuhan berbunga yang terbesar.

Saat ini diketahui terdapat 2.052 jenis Begonia yang tersebar di kawasan pantropis dunia dengan Indonesia diperkirakan sebagai salah satu wilayah pusat kekayaan Begonia khususnya di kawasan Asia tenggara yang saat ini memiliki sebanyak 243 jenis.

Namun jumlah tersebut akan terus bertambah seiring semakin banyaknya kawasan-kawasan hutan jadi sasaran jelajah di berbagai wilayah di Indonesia.

"Upaya konservasi dan pengungkapan jenis-jenis baru Begonia secara aktif dilakukan oleh BRIN dan saat ini telah berhasil melakukan konservasi terhadap lebih dari 100 jenis Begonia yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia," kata Wisnu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.