Pemerintah Gali Potensi Aerotropolis di Ibu Kota Negara
Kamis, 25 Nov 2021, 09:42 WIBJAKARTA - Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur dinilai akan berdampak pada pergeseran pemusatan kegiatan perekonomian. Untuk itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Litbang Perhubungan bersama Universitas Gadjah Mada tengah mengali potensi pengembangan aerotropolis di wilayah sekitar IKN.
Kepala Puslitbang Transportasi Udara, Novyanto Widadi menyampaikan wilayah di sekitar Kalimantan Timur, termasuk provinsi lain di Pulau Borneo, diharapkan akan mendukung konektivitas dan pengembangan IKN. Salah satu caranya melalui pengembangan bandar udara (bandara) di sekitar wilayah IKN tersebut dengan penerapan konsep aerotropolis.
"Untuk mendukung pengembangan bandara-bandara di sekitar wilayah IKN melalui konsep aerotropolis, diperlukan analisis kriteria sebagai acuan dan berbagai tahapan pengembangan bandara dan wilayah sekitarnya agar tepat sasaran dan sesuai dengan perencanaan daerah," kata Novyanto dalam webinar bertajuk Pengembangan Aerotropolis di Wilayah Sekitar Ibukota Negara Baru, Rabu (24/11).
Lebih lanjut, dia menjelaskan aerotropolis sejatinya daerah yang terintegrasi dengan bandara. Di sekitarnya terdapat kluster hotel, kantor, fasilitas distribusi dan logistik. Semua jenis aktivitas tersebut disediakan dan ditingkatkan oleh bandar udara.
"Jenis kegiatan yang akan dikembangkan di Aerotropolis sendiri dibagi menjadi tiga wilayah, yang pertama yaitu wilayah terminal, baik terminal penumpang maupun terminal kargo, yang kedua adalah Airport City, yang masuk ke dalam kawasan bandara namun berada di luar terminal, dan ketiga adalah area aerotropolis yang berada di luar kawasan properti bandara," katanya.
Peran Besar
Pada kesempatan sama, Tim Ahli Pustral UGM, Ikaputra, menyebutkan secara prinsip ada tiga ilmu besar di dalam aerotropolis, yakni Urban Planning, Airport Planning dan Business Site Planning, dimana ini merupakan kesatuan yang penting.
"Konsep aerotropolis IKN pun harus memiliki global and national link, dimana masing-masing memiliki peran besar dalam mendukung IKN, juga ada Hub integrasi berupa Borneo Forest link yang menjadikan hubungan antar Aero City yang ada di Balikpapan terkoneksi dan lengkap," katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Anda Warga Tangerang? Pemkab Buka Pendaftaran Mudik Gratis "Online" Kuota Hanya 2.800 Orang
-
H-2 Lebaran, Pasaman Barat Mulai Dipadati Pemudik
-
Jelang Mudik, Kendaraan Masuk DIY dari Tol Prambanan Bertambah
-
Agar Pelanggan Bisa Jalani Ramadan Sepenuh Hati, Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati Selama Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 di Wilayah Jakarta dan Banten
-
Senegal Juara Afrika dalam Final yang Ricuh
-
Penertiban Penjual Petasan di Malam Ramadan
-
Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Fesyen Nasional Berbasis Potensi Daerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.