Obat Hepatitis Banyak Tak Terpakai
📅 Kamis, 29 Jul 2021, 06:20 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: ANTARA/Youtube/BNPB Indonesia
JAKARTA - Obat penyakit hepatitis kerap tidak terpakai. Diagnosis dan screening menjadi kendala sehingga tidak diketahui siapa yang membutuhkan obat tersebut. Demikian keterangan, Ketua Komite Ahli Hepatitis dan Penyakit Infeksi Saluran Pencernaan, David Handojo Muljono, dalam webinar Hari Hepatitis Sedunia, di Jakarta, Rabu (28/7).
"Tidak terpakainya obat-obat hepatitis yang disediakan karena tidak diketahui yang membutuhkan," ujarnya. Dia menyebut, penanganan hepatitis sudah mengalami kemajuan, hanya belum sesuai dengan capaian dan target per tahun.
David menilai, pengendalian dan pencegahan hepatitis belum berkesinambungan. Menurutnya, pencegahan belum menyentuh semua kelompok sasaran terutama untuk mendapat vaksinasi hepatitis pada saat yang tepat.
Di sisi lain, diagnosis dan deteksi dini khususnya hepatitis C belum optimal. Selain butuh biaya mahal dan alat-alat canggih, perlu juga tenaga profesional yang jumlahnya terbatas. Mereka hanya ada di kota-kota atau universitas.
"Belum ada point of care untuk masyarakat luas, sehingga masih ada kesenjangan penanganan," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin berencana, memperhatikan sektor hulu dalam penanganan hepatitis dengan lebih banyak mencermati sektor promotif dan preventif. Menurutnya, cara tersebut lebih efisien dan bisa mengurangi keparahan penyakit.
"Kalau deteksi bisa dini, penanganan lebih cepat dan dapat mengurangi keparahan penyakit sehingga yang bersangkutan akan produktif ke depannya," jelasnya. Budi memastikan peningkatan dan pengawasan vaksinasi hepatitis tetap berlangsung meski di masa pandemi Covid-19. Pada bulan Agustus, dia akan memonitor secara ketat vaksinasi, selain Covid-19.
"Saat ini disibukkan vaksinasi Covid-19 mengakibatkan kurang atau menurunnya vaksinasi lain. Tapi kita tidak boleh abai," tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!