Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diperlukan Tambahan 20.000 Dokter dan Perawat

7 Rabu, 14 Jul 2021, 06:33 WIB | Oleh:
Diperlukan Tambahan 20.000 Dokter dan Perawat Diperlukan Tambahan 20.000 Dokter dan Perawat Doc: istimewa

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan peningkatan kunjungan pasien Covid-19 yang kini terjadi di berbagai rumah sakit (RS) membutuhkan tambahan tenaga kesehatan sekitar 20 ribu dokter dan perawat.

"Kita ada masalah dari sisi sumber daya manusia karena banyak yang terinfeksi Covid-19. Sehingga kita perlu juga mengganti, tapi juga ada ekspansi ," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR secara virtual yang dipantau dari Jakarta, Selasa (13/7).

Budi mengatakan kebutuhan tambahan tenaga perawat RS di tujuh provinsi Pulau Jawa dan Bali yang sedang terjadi lonjakan pasien, dihitung mencapai 16 ribu sampai 20 ribu perawat tambahan. Menurut Budi, kebutuhan perawat sedang dipenuhi pemerintah melalui organisasi profesi maupun lembaga pendidikan yang saat ini dipetakan jumlahnya sekitar 19 ribu orang.

"Kita sudah petakan perawat yang sudah lulus uji kompetensi, selesai sekolah tapi belum lulus uji kompetensi dan di tingkat akhir, ada sekitar 19 ribuan," katanya. Sedangkan untuk kebutuhan tenaga dokter, kata Budi, dihitung berkisar 2.200 hingga 2.900 orang. "Kita bisa lihat, ternyata ada sekitar 3.900 dokter selesai intership. Ini kita akan percepat seluruh proses administrasinya sehingga mereka bisa masuk ke rumah sakit," katanya.

Budi menambahkan Kemenkes sudah mengeluarkan aturan pemberian dosis ketiga vaksin Moderna sebagai booster bagi tenaga medis agar bisa terlindungi selama bekerja. "Rencananya mulai pekan ini kita akan memberikan suntikan ketiga sebagai booster. Tapi hanya untuk para nakes karena sensitif sekali dan dosisnya belum semua rakyat punya," katanya.

Dia menambahkan, juga sedang melobi lembaga pendidikan agar para perawat yang masih menempuh pendidikan bisa memperoleh tambahan kredit dari kiprah mereka selama menangani pandemi di RS.
"Kalau bisa yang mereka lakukan dihitung sebagai kredit karena sudah langsung praktik. Ini harusnya bisa dimasukkan sebagai salah satu parameter penilaian kelulusan," tandasnya. ruf/ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.