Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Inggris Mundur Karena Langgar Aturan Covid-19

📅 Senin, 28 Jun 2021, 05:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkes Inggris Mundur Karena Langgar Aturan Covid-19 Doc: AFP/Tolga AKMEN
Ket. Menteri Mundur l Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, saat meninggalkan kantor PM Inggris di 10 Downing Street, London, pada September 2020 lalu. Pada Sabtu (26/6), Menkes Hancock menyatakan mundur dari jabatannya setelah ia diketahui melanggar aturan Covid-19.

LONDON - Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, pada Sabtu (26/6) menyatakan mundur setelah ketahuan melanggar aturan Covid-19 dengan mencium dan memeluk seorang ajudan di kantornya. Tindakan Hancock itu membuat marah rekan-rekannya dan masyarakat Inggris, yang telah hidup di bawah penguncian.

Dalam skandal terbaru yang mengguncang pemerintah Inggris, negara yang mencatatkan salah satu angka kematian resmi tertinggi akibat pandemi Covid-19, Hancock menulis surat kepada Perdana Menteri Boris Johnson untuk mengundurkan diri. Sebagai alasan mundur, Hancock mengatakan dia telah mengecewakan orang-orang.

"Kami yang membuat aturan ini harus mematuhinya dan itulah mengapa saya harus mengundurkan diri," kata Hancock, 42 tahun, dalam sebuah video di media sosialTwitter.

Semakin banyak anggota parlemen Konservatif yang secara pribadi meminta Hancock untuk mundur dari jabatan setelah surat kabarTheSunmenerbitkan sejumlah foto pada Jumat (25/6). Foto-foto tersebut menunjukkan sang menteri yang sudah menikah itu merangkul seorang perempuan yang sebelumnya dia tunjuk untuk menduduki jabatan yang didanai pembayar pajak untuk meneliti kementerian kesehatan, padahal tindakan itu melanggar aturan bagi orang untuk melakukan kontak intim dengan seseorang di luar rumah mereka.

Hancock telah menjadi pusat perjuangan pemerintah Inggris dalam melawan pandemi. Dia secara rutin muncul di televisi untuk memberi tahu orang-orang agar mengikuti aturan ketat. Dia juga membela kementerian yang dipimpinnya dari kritik terkait penanganan krisis pandemi.

Akibat pengunduran diri ini, Hancock akan digantikan oleh Sajid Javid, mantan menteri keuangan yang memiliki pengalaman pemerintahan yang luas tetapi baru di bidang kesehatan. Javid dipaksa keluar dari Kementerian Keuangan pada awal 2020 ketika dia kalah dalam perebutan kekuasaan dengan sekutu paling senior Johnson saat itu, Dominic Cummings. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.