• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Berkenalan dengan Grace, R...

Berkenalan dengan Grace, Robot Cantik yang Membantu Staf Kesehatan

Rabu, 09 Jun 2021, 17:13 WIB

Melansir ChannelNewsAsia, Hong Kong kembali menciptakan Grace, robot humanoid dengan prototipe baru yang dirancang untuk berinteraksi dengan orang tua dan pasien yang sedang menjalani isolasi akibat pandemi Covid-19. Sebelumnya, Hong Kong sudah lebih dulu meluncurkan robot humanoid serupa yang diberi nama Sophia.

Mengenakan seragam perawat berwarna biru, Grace memiliki rupa ciri khas Asia. Ia memiliki rambut berwarna cokelat, dan memiliki kamera termal di dadanya yang berfungsi untuk mengukur suhu.

Ket. Foto: — Sumber: Reuters

Dengan kecerdasan buatan, Grace dapat mendiagnosis pasien serta mampu berbicara dalam tiga bahasa, yakni bahasa Inggris, Mandarin dan Kanton.

Menurut David Hanson, kemiripan Grace dengan perawat profesional dan dilengkapi dengan kapasitas interaksi sosial ini bertujuan untuk meringankan beban staf rumah sakit garis terdepan yang kewalahan selama pandemi.

"Saya dapat mengunjungi orang-orang dan membantu mencerahkan hari mereka dengan stimulasi sosial, terapi bicara, membaca bio dan membantu menyediakan layanan kesehatan," ucap Grace kepada Reuters. Ia berdiri di samping saudara perempuannya, Sophia.

Grace dapat mensimulasikan aksi lebih dari 48 otot wajah utama. Ia juga memiliki sikap yang tenang dan dirancang agar terlihat seperti karakter di anime. "Penampilan seperti manusia dan memfasilitasinya dengan kepercayaan dan keterlibatan alami, karena kami membuatnya terhubung untuk berinteraksi secara tatap muka," ucap Hanson.

Awakening Health berencana untuk memproduksi secara massal robot Grace versi beta pada bulan Agustus. David Lake, selaku Kepala Eksekutif perusahaan patung antara Hanson Robotics dan Singularity Studio memiliki rencana untuk menyebarkannya ke Hong Kong, Cina, Jepang dan Korea pada tahun depan.

Menurut Hanson, biaya pembuatan robot ini seharga dengan sebuah mobil mewah. Namun, biaya tersebut akan berkurang ketika perusahaan memproduksi puluhan atau ratusan ribu unit.

Kim Min-Sun, seorang profesor komunikologi dari University of Hawaii mengatakan peluncuran robot Grace bermula ketika dampak global dari adanya virus corona membuat kebutuhan akan robot humanoid mendesak.

Mereka yang terjebak di rumah selama masa penguncian ternyata berpengaruh terhadap kondisi mental yang menyebabkan adanya pikiran negatif. Menurut Kim Min-Sun, dengan adanya penyebaran robot sosial ini akan memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Reisky Aulia

Berita Terbaru

Debut Manis Morgan Rogers di Chelsea, Cetak Gol tapi Akui Belum Maksimal

Tottenham Resmi Datangkan Savinho dari Manchester City, Nilai Transfer Capai 2,05 Triliun Rupiah

Review Batman: Knightfall Part 1, Ketika Batman Dihancurkan dari Dalam

Transportasi Umum Diperluas, Polusi Jakarta Tak Kunjung Tuntas

Zero ODOL Berlaku 2027, Pelanggar Siap Didenda

Misi Rahasia? C-17 Globemaster Angkatan Udara AS Mendarat di Moskow, Kremlin: Kami Tak Punya Informasi

Joe Taslim Dirumorkan Jadi Mister Negative di Film Spider-Man Berikutnya

Sydney Sweeney Tantang Tom Cruise Lewat Aksi Wing-Walking ala Mission: Impossible

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Jambi Binaan BI Raup Penjualan Rp675,87 Juta

Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data

PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun per Tahun dan Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja

Kolaka Jadi Lumbung Padi Sultra, Pemkab Siapkan Lahan untuk RMU

Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak

Seolah Tak Pernah Padam, Horor Wabah Ebola Kongo Tembus 5.500 Kasus

Perkuat Kemitraan Industri, RI-India Bidik Kolaborasi di EV, Semikonduktor & Digital

Pemkab Karawang Salurkan Puluhan Pompa untuk Petani Atasi Kekeringan

184 Ribu Warga Jateng Terdampak Kekeringan, PU Distribusikan Air Bersih ke 24 Kabupaten

Pengembangan Ekraf Berbasis Wellness Didorong Wamenekraf jadi Peluang Baru Pertumbuhan Ekonomi

BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.