- Home
-
- Megapolitan
-
- Aliansi Pedagang Pasar Sam...
Aliansi Pedagang Pasar Sampaikan Aspirasi Revitalisasi ke Pemprov DKI
Rabu, 07 Okt 2026, 15:45 WIBJAKARTA -- Pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Pasar Jakarta menyampaikan aspirasi terkait rencana revitalisasi pasar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.
Perwakilan Aliansi Pedagang Pasar Jakarta, Sutanto mengatakan pihaknya kembali mendatangi Balai Kota karena belum memperoleh tanggapan atas aspirasi yang disampaikan dalam audiensi sebelumnya pada 31 Agustus 2026.
"Di situ kita masukkan aspirasi dan mereka minta waktu 14 hari. Sampai sekarang sudah sebulan belum ada tanggapan sama sekali," kata Sutanto di Jakarta, Rabu.
Ia menyampaikan, aksi tersebut diikuti pedagang dari Pasar Sunter Podomoro, Pasar Serdang, dan Pasar Pademangan yang meminta adanya pembahasan lebih lanjut mengenai skema pembiayaan revitalisasi pasar.
Sutanto menyebut, para pedagang kemudian membentuk aliansi untuk menyampaikan aspirasi secara bersama-sama, terutama terkait kemampuan pedagang dalam memenuhi biaya revitalisasi.
Menurut dia, kondisi pasar tradisional saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain penurunan daya beli masyarakat, persaingan dengan perdagangan daring, serta keberadaan pedagang di luar pasar resmi.
"Jadi kita memang benar-benar enggak mampu buat bayar. Kondisi pasar sepi karena daya beli turun, persaingan dengan online, dan ada juga pedagang pasar tumpah," ujarnya.
Sutanto mengungkapkan, pedagang memperoleh informasi mengenai biaya lapak baru dalam program revitalisasi yang mencapai Rp39 juta per meter persegi untuk lantai atas dan Rp49 juta per meter persegi untuk lantai bawah, di luar pajak pertambahan nilai (PPN).
Dengan luas lapak sekitar empat meter persegi untuk lantai bawah, kata dia, biaya yang harus disiapkan pedagang dapat mencapai lebih dari Rp200 juta.
Ia menegaskan pedagang tidak menolak program revitalisasi pasar, namun berharap skema pembiayaan dapat disesuaikan dengan kemampuan pedagang.
"Kami setuju revitalisasi, tapi jangan anggarannya dibebankan kepada pedagang. Seharusnya ini program pemerintah dan ada anggaran dari pemerintah," katanya.
Para pedagang, kata dia, juga sempat ditawarkan skema pembiayaan melalui pinjaman bank untuk membayar biaya revitalisasi secara bertahap. Namun demikian, opsi tersebut dinilai belum menjadi solusi bagi pedagang yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui aksi tersebut, Aliansi Pedagang Pasar Jakarta berharap dapat memperoleh kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan mendapatkan solusi terkait skema revitalisasi pasar.
"Kita ke sini dengan harapan ingin beraudiensi dengan Pak Gubernur karena sudah beberapa kali negosiasi dengan pihak Pasar Jaya belum menemukan solusi," kata Sutanto.
- demo revitalisasi pasar
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.