Pencarian Wisatawan Korea yang Hilang di Gili Trawangan Terus Dilanjutkan

Rabu, 07 Okt 2026, 15:58 WIB

MATARAM -- Tim SAR gabungan memperluas area pencarian Cheon Yuri (31), warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, yang dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa (6/10).

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan bahwa strategi pencarian pada hari kedua difokuskan baik di permukaan maupun di bawah permukaan air.

"Pada hari kedua ini, Kantor SAR Mataram mengerahkan tambahan alat utama (alut) berupa Rigid Buoyancy Boat (RBB) yang diberangkatkan langsung dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat," ujarnya, Rabu.

Tambahan alut tersebut dikerahkan untuk memperkuat proses pencarian yang sebelumnya telah dilakukan oleh Unit Siaga SAR Bangsal bersama potensi SAR setempat.

Selain penyisiran di permukaan perairan menggunakan RBB, perahu karet, dan perahu nelayan, tim juga memaksimalkan pencarian di bawah permukaan air melalui penyelaman.

Ia menyebutkan hingga Rabu siang, personel dari Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, serta ABK KN 220 Mataram telah melaksanakan penyelaman sebanyak dua kali di sekitar area titik terakhir korban terlihat.

"Hasil pencarian hingga Rabu siang masih terpantau nihil," katanya.

Tim SAR gabungan terdiri atas unsur TNI AL, Polairud Polda NTB, Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, Babinsa Gili Indah, Potensi Basarnas, serta masyarakat dan nelayan setempat telah bekerja maksimal.

Ket. Foto: Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dan menambah armada utama guna mencari Cheon Yuri (31), warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, yang dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (6/10). — Sumber: ANTARA/SAR Mataram

Identitas Korban

"Korban diketahui bernama Cheon Yuri (31), seorang wanita berkewarganegaraan Korea Selatan," kata Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal I Gusti Komang Aryadana di Mataram, Selasa.

Ia menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Mataram, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 12.30 Wita ketika korban melakukan aktivitas snorkeling di perairan depan sebuah rumah makan di Gili Trawangan.

"Saat itu, korban berpencar dari rekannya untuk mencari penyu. Saksi sempat melihat korban berenang dan mengapung dengan baik di perairan tersebut," ujarnya.

Namun, sekitar pukul 14.00 Wita, ketika rekan-rekannya naik ke daratan, korban tidak kunjung kembali. Temannya beserta warga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, tetapi tidak menemukan keberadaan korban.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsubsektor Gili Indah dan tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi kejadian setelah laporan diterima.

"Setelah menerima informasi, kami langsung menerjunkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal menuju lokasi kejadian menggunakan Sea Rider untuk melakukan penyisiran di sekitar titik lokasi korban terakhir terlihat," ujarnya.

  • Penyelam Tenggelam

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.