Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transaksi QRIS di Sulawesi Tenggara Capai Rp16,19 Miliar

📅 Jumat, 26 Feb 2021, 07:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transaksi QRIS di Sulawesi Tenggara Capai Rp16,19 Miliar Doc: Istimewa
Ket. Kepala Tim Implementasi Sistem Pembayaran Pengeloaan Uang Rupiah dan Managemen Interen BI Sultra Surya Alamsyah

KENDARI- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat nilai transaksi pembayaran menggunakan metode pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di provinsi tersebut mencapai 16,19 miliar rupiah.

Kepala Tim Implementasi Sistem Pembayaran Pengeloaan Uang Rupiah dan Managemen Interen BI Sultra Surya Alamsyah di Kendari, Kamis (25/2) mengatakan nilai transaksi tersebut bersumber dari data pusat per Desember 2020.

"Dari nominal transaksi berdasarkan data yang kami peroleh dari kantor pusat memang tidak terlihat antara UMKM ataupun perorangan atau perusahaan besar tercatat sebesar 16,19 miliar rupiah," kata Surya.

Nominal transaksi pembayaran melalui metode QRIS tersebut tersebar di enam daerah dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Surya memaparkan pengguna QRIS terbesar berada di Kota Kendari dengan nominal transaksi 4,56 miliar rupiah dengan volume transaksi 7.208; kedua Kabupaten Konawe sebesar 3,29 miliar rupiah dengan volume transaksi 2.852; ketiga Kolaka 3,07 miliar rupiah dengan volume transaksi 2.835.

Berikutnya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dengan nilai transaksi 2,39 miliar rupiah dengan volume transaksi 2.231; kelima Kabupaten Bombana 1,97 miliar rupiah dengan volume transaksi 1.289 dan terakhir di Kabupaten Kolaka Utara nominal transaksi sebesar 800 juta rupiah dengan volume transaksi 801.

Menurutnya dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara belum semua menggunakan QRIS karena beberapa penyebab di antaranya belum terbiasa melakukan transaksi pembayaran secara digital, adanya daerah yang memang belum terjangkau sepenuhnya atau belum bisa mengakses internet secara maksimal.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah setempat dan juga kepada pihak Telkomsel ataupun Telkom.

"Sebetulnya sudah sebagian besar menggunakan QRIS cuma memang tidak seluruhnya telah terbiasa menggunakan QRIS," tuturnya seperti dikutip dari Antara.

Pihaknya menargetkan di tahun 2021 sebanyak 69 ribu UMKM di provinsi tersebut bisa menggunakan metode pembayaran melalui QRIS dari target secara nasional 12 juta. Sementara yang sudah tercapai sebanyak 33 ribu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Pesta ...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.