Pengawal Tahanan KPK Dipecat karena Terima Rp300 Ribu

Selasa, 22 Des 2020, 08:04 WIB

JAKARTA - Seorang pengawal tahanan (Waltah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial TK dipecat usai menerima uang 300 ribu rupiah dari salah seorang tahanan tindak pidana korupsi. Meski tak dijelaskan nama tahanan itu namun beredar informasi bahwa uang berasal mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nawawi.

"Hari Senin (21/12) ini, Dewan Pengawas KPK telah menjatuhkan putusan kepada TK (Pegawai Tidak Tetap Pengamanan Dalam Biro Umum) dengan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai pegawai KPK," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Senin (21/12).

Ket. Foto: Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri. — Sumber: Koran Jakarta/Yolanda Permata Putri Syahtanjung

Ali mengatakan, TK diputus bersalah berdasarkan persidangan etik Dewas KPK. TK terbukti melakukan pelanggaran kode etik yang diatur dalam Pasal 4 ayat (1) huruf g dan h serta Pasal 4 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas Nomor 02 tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Tindakan pelanggaran yang dilakukan, tambah Ali, adalah mengabaikan kewajiban menolak dan melaporkan setiap gratifikasi yang dianggap suap dan mengadakan hubungan langsung dengan pihak yang diketahui perkaranya sedang ditangani KPK.

Tindakan tidak terpuji itu, antara lain memberikan nomor kontak telepon kepada salah seorang tahanan; telah menerima bingkisan makanan berupa 3 dus pempek-pempek; meminjam uang sebesar 800.000 rupiah; dan menerima sejumlah uang dari salah seorang tahanan KPK sebesar 300.000 rupiah.

Sementara itu, saat dihubungi Kuasa Hukum Imam, Wa Ode Nur Zainab mengaku tidak tahu terkait persoalan yang digadang-gadang melibatkan kliennya itu. Menurutnya, Imam telah mematuhi aturan dengan tidak memegang uang selama di rumah tahanan. n ola/N-3

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Yolanda Permata Putri Syahtanjung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.