Riset: Pascapandemi Karyawan Enggan Ngantor

Jumat, 20 Nov 2020, 19:29 WIB

JAKARTA - Penelitian global terbaru yang dilakukan oleh Kaspersky mengungkapkan, 74 persen karyawan enggan kembali ke cara kerja sebelum pandemi Covid-19. Penelitian kepada 8.000 karyawan menyatakan, kerja dari rumah member banyak manfaat kehidupan.

Sebesar 47 persen menyatakan kerja dari rumah mendekatkan pada orang-orang yang dicintai. Lalu, 41 persen menyatakan menghemat uang. Ke depan, sebesar 39 persen ingin meninggalkan sistem bekerja '9 to 5' atau masuk jam 09: 00 pulang jam 17:00. Mereka yang berumur antara 25 dan 34 tahun persentasenya bahkan lebih besar lagi, yaitu 44 persen.

Ket. Foto: — Sumber:

Responden juga menyatakan ingin meninggalkan gaya bekerja 5 hari dalam seminggu dengan angka 32 persen. Sebesar 32 persen karyawan menilai sistem bekerja jarak jauh memberikan banyak manfaat. Kemudian 38 persen tenaga kerja menyatakan membutuhkan lebih banyak dukungan teknologi perusahaan.

"Kita akhirnya dihadapkan dengan momen yang menentukan. Ini sangat menarik. Jelas pandemi tersebut telah mempercepat transformasi digital dan sekaligus memadukan kehidupan kerja dan pribadi kita," ujar Chief Business Officer di Kaspersky, Alexander Moiseev, Kamis (19/11).

Ia menambahkan, apa yang sekarang dilihat adalah bahwa karyawan memanfaatkan teknologi untuk memiliki masa depan baru, dan secara aktif merangkul perubahan dalam mengejar kebebasan dan fleksibilitas yang lebih besar.

"Bagi perusahaan mereka saat ini perlu melakukan penyesuaian dan merombak tempat kerja modern menjadi sesuatu yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mudah dibentuk," lanjut Moiseev.

Untuk membantu organisasi menjaga keamanan sistem kerja fleksibelnya, Kaspersky merekomendasi agar perusahaan memberdayakan karyawan untuk menjadi lebih sadar dan memahami dunia maya. Mereka bisa bekerja dari rumah atau di kafe, yang penting menghasilkan perubahan yang sepenuhnya baru. Hay/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.