'Dengan Mobile JKN, Serasa Diperhatikan 24 Jam Oleh BPJS Kesehatan'

Jumat, 10 Mei 2019, 06:25 WIB

Jakarta Selatan, Jamkesnews - Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak tahun 2015, membuat Silvia sangat peduli pada kesehatan diri dan keluarga. Bagi Silvia, tidak ada yang lebih mahal daripada tubuh dan jiwa yang sehat. Karena itulah dia terus menjaga kesehatan keluarga baik dengan menjaga pola makan, berolahraga, dan tentunya membayar rutin iuran JKN-KIS.

Ket. Foto: Silvia Meidiyana – Peserta PBPU (Ibu Rumah Tangga) — Sumber: istimewa

"Saya dan keluarga terdaftar sebagai peserta JKN-KIS kelas satu kategori perorangan. Kami mendapatkan kelas satu dengan iuran per bulannya Rp. 80.000,- setiap orang. Kami selalu membayar iuran rutin setiap bulannya, dan sampai sekarang belum pernah telat membayar," Ujar Silvia.

Kepatuhan Silvia membayar iuran, karena keyakinan Silvia bahwa sakit itu tidak pernah tahu kapan akan datang. Sesuai kata pepatah, sedia payung sebelum hujan. Silvia juga meyakini walaupun rutin membayar iuran setiap bulan tapi tidak setiap bulan menggunakannya, iuran dirinya dan keluarga akan bermanfaat bagi sesama yang menggunakan.

Selain itu, alasan Silvia patuh membayar karena BPJS Kesehatan selaku pengelola program JKN-KIS juga sangat memperhatikan kebutuhan pesertanya. Bukti perhatian itu diantaranya dengan meluncurkan aplikasi Mobile JKN. Ketika Silvia datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus perubahan faskes, dia tertarik dengan Anjungan Mobile JKN yang ada di lobi kantor. Karena penasaran sekaligus tertarik, Silvia pun mendatangi anjungan itu dan meminta petugas untuk dibantu mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN.

"Pertama kali mencoba aplikasi ini, ternyata benar-benar mudah digunakan. Saya yakin semua usia dapat menggunakan aplikasi ini. Aplikasi ini juga memberi banyak kemudahan, diantaranya kemudahan mengganti Fasilitas Kesehatan (faskes) pertama dan alamat. Dengan aplikasi ini, saya tidak perlu lagi harus bolak balik ke kantor BPJS Keseahatan hanya untuk mengganti faskes pertama. Satu lagi yang saya suka, yaitu KIS Digital. Saya gak usah lagi bawa-bawa kartu KIS fisik untuk berobat. Intinya, Aplikasi Mobile JKN ini membuat saya merasa diperhatikan 24 Jam oleh BPJS Kesehatan," Tambah Silvia. (RI/sw)

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Pemuda.ai Diluncurkan, Dorong Penguatan Ekosistem AI Nasional

Harga Kakao Kering di Lebak Mengalami Kenaikan hingga Tembus Rp60 Ribu/Kg

Investor Qatar Bidik Lahan Kampung Bandan untuk Proyek Perumahan

PT Telkom Indonesia Nyatakan Konektivitas Digital Pascagempa NTT Sudah Pulih 100 Persen

Hingga Agustus, Samsat Palu Catat Realisasi PKB Rp50,72 Miliar

Mentan Andi Amran Sulaiman Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Penyimpangan Uang Miliaran

3,6 Ton Daging Tanpa Dokumen Digagalkan di Pelabuhan Merak, Langsung Dimusnahkan.

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pemkab Lombok Tengah Bentuk Satgas Pengawasan Akomodasi.

Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Matraman Jakarta Timur Terbakar

Ekspor Perikanan Batam ke Singapura Capai 3.678 Ton, Nilainya Rp125 Miliar.

Mataram Siapkan 60.000 Benih Ikan Nila, Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat.

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Sumedang Rasakan Biaya Produksi Lebih Ringan.

Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Menjadi Rp2,645 Juta/Gr pada Rabu (19/8)

TelkomGroup Pulihkan 100 Persen Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT

Menaker: Jaminan Sosial Harus Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga Pekerja.

PT Pertamina Patra Niaga Bantu 35.000 Lt Air Bersih untuk Warga Maumere

Pameran SBY Art Community 2026 Jadi Jembatan Seni Jakarta dan Berlin

Ekspor TPT Semester I 2026 Capai USD4,85 Miliar, Serap 3,8 Juta Pekerja

Panglima TNI Terima 76 Paskibraka 2026, Perkuat Semangat Generasi Muda.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.