Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Umat Wajib Miliki Gelang sebagai Tiket Masuk GBK

📅 Senin, 02 Sep 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Umat Wajib Miliki Gelang sebagai Tiket Masuk GBK Doc: ANTARA/Instagram/@dishubdkijakarta/KJ-ones
Ket. Peta rute layanan Transjakarta saat pelaksanaan Misa Akbar yang dipimpin Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis (5/9).

JAKARTA - Umat Katolik yang akan mengikuti Misa Kudus yang dipimpin Paus Fransiskus, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), tanggal 5 September harus memiliki gelang sebagai tiket masuk. "Yang tidak memiliki gelang tiket tidak bisa masuk GBK," jelas Wakil Koordinator Media Kunjungan Paus, Romo Anthonius Gregorius Lalu, Pr, Minggu (1/9).

Dia kembali menegaskan, umat yang dapat mengikuti misa hanya yang telah memiliki tiket gelang. Sedangkan umat yang tidak memiliki tiket gelang tidak diizinkan masuk ke area stadion GBK. "Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban," tandas Romo Lalu. Umat yang memiliki tiket dapat hadir dengan mempersiapkan kelengkapan persyaratan.

Bagi umat yang tidak memiliki gelang tiket dapat turut mengikuti perayaan Misa Suci secara live streaming di kanal media sosial Komsos KWI dan sejumlah kanal media sosial televisi nasional. Umat juga dapat mengikuti Misa tayangan televisi. Menurut Lalu, selain televisi, siaran Misa Kudus juga akan dilakukan melalui jaringan Radio Republik Indonesia (RRI). "Umat juga bisa mengikuti Misa Kudur di gereja-gereja dengan komuni suci akan diberikan para prodiakon," tandas Lalu.

Bagi umat yang sudah memiliki tiket gelang, diimbau agar dapat berangkat ke Stadion GBK dengan mempertimbangkan waktu perjalanan (tidak terlambat). Gerbang dibuka mulai pukul 12:00 WIB dan akan ditutup pukul 15:30 WIB. Akses umat dapat melalui Plaza Utara, Plaza Timur, Plaza Tenggara untuk menuju Stadion Utama GBK.

Sedangkan untuk menuju Stadion Madya, dapat masuk melalui Gate H (pintu kuning). Umat juga diharapkan dapat menggunakan kendaraan umum, karena tidak tersedia area parkir bagi umat di dalam kawasan GBK.

Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik se-Dunia dan Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste dan Singapura dari tanggal 2 hingga 13 September 2024. Indonesia akan menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan Asia Pasifik. Paus akan berkunjung tanggal 3-6 September. Berikutnya, Paus berkunjung ke Port Moresby (Papua Nugini) 6-9 September. Kemudian ke Dili (Timor Leste) 9-11 September. Terakhir ke Singapura 11-13 September.

Dalam empat hari kunjungan tersebut, Paus Fransiskus akan disambut Presiden Joko Widodo dalam upacara kenegaraan selamat datang di Istana Merdeka. Acara dilanjutkan pertemuan dengan kalangan pemerintahan, masyarakat sipil, dan korps diplomatik di aula Istana Negara.

Di sini, Presiden Joko Widodo dan Paus Fransiskus akan memberikan pidato. Dalam rencana agenda lainnya yang sudah dikonfirmasi adalah pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, pelaku hidup bakti, seminaris dan katekis di Gereja Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga. Kemudian, pertemuan dengan kaum muda scholas di Grha Pemuda. Pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal dan Misa Suci di Stadium GBK. Paus Fransiskus akan Homili.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.