Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Dampak El Nino - PDAM Tirta Benteng Masih Bisa Salurkan Air Bersih

Tangerang Tambah Biopori Superjumbo

Foto : ANTARA/HO-DLH Tangerang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Tihar Sopian.

A   A   A   Pengaturan Font

Sebanyak 1.676 lubang biopori superjumbo telah dibangun di sembilan kecamatan. Tahun ini ditambah 20 sumur resapan.

TANGERANG - Dampak El Nino sudah merambah tanah air. Berbagai daerah mulai kekurangan air atau kekeringan. Untuk mengantisipasi situasi semacam itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang akan menggencarkan membangun biopori superjumbo.

Masyarakat juga secara swadaya diminta ambil bagian. "Caranya dengan membuat biopori di luar rumah masing-masing," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Tihar Sopian, Selasa (8/8). Menurutnya, juga mendorong warga untuk budaya hemat air. Ini juga menjaga ketersediaan air permukiman.

Upaya lain yang juga dapat dilakukan masyarakat adalah membudayakan menanam sebagai cadangan oksigen serta konservasi air seperti dilakukan dinas lingkungan hidup. Saat ini ketersediaan air bersih yang disalurkan PDAM Tirta Benteng masih tersalurkan dengan baik. Namun, dia terus sosialisasi menindak lanjuti imbauan BMKG.

"Kita masifkan sosialisasi dari sekolah melalui program Adiwiyata hingga kampung proklim yang sudah dibentuk di berbagai wilayah," ujarnya. Tihar menyebutkan, Kota Tangerang memiliki dua kolam retensi di RW 08, Kelurahan Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan dan di RW 08 Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci.

Selain itu, sebanyak 1.676 lubang biopori super jumbo telah dibangun di sembilan kecamatan. Kemudian, pada tahun 2023 ini Pemkot Tangerang akan menambah 20 sumur resapan dan 50 biopori super jumbo. Pembangunan sumur resapan dan biopori tersebut akan diprioritaskan di titik-titik rawan banjir.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top