Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

RI-Filipina Perkuat Kerja Sama Kelautan

Foto : Dok Kementerian Luar Negeri Indonesia
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Sebagai dua negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia dan Filipina berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang kemaritiman meskipun kedua negara masih berada dalam situasi pandemi.

Semangat ini telah menjadi pemicu bagi pemerintah Indonesia dan pemerintah Filipina untuk menyelenggarakan pertemuan ke-11 Joint Permanent Working Group on Maritime and Ocean Concerns (JPWG-MOC) ke-11 secara daring pada Minggu (24/5).

Format JPWG-MOC terbagi ke dalam 4 (empat) sub-working groups (SWG) yang dilaksanakan secara paralel untuk membahas isu-isu spesifik secara komprehensif, yakni implementasi dari Persetujuan Zona Ekonomi Eksklusif, kerja sama perikanan, kerja sama penegakan hukum dan Search and Rescue (SAR), serta kerja sama di forum regional atau multilateral.

"Pertemuan ke-11 JPWG MOC telah menghasilkan beberapa kesepakatan," lapor Kementerian Luar Negeri Indonesia seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Rabu (26/5).

Kesepakata-kesepakatan itu antara lain (i) tindak lanjut kerja sama antara NAMRIA, BIG dan PUSHIDROSAL sebagai implementasi Persetujuan Zona Ekonomi Eksklusif dan peningkatan komunikasi antara ketiga lembaga, (ii) pembaruan Memorandum Saling Pengertian mengenai kerja sama kelautan dan perikanan, (iii) diskusi yang lebih intensif antara instansi relevan dalam meningkatkan kerja sama di bidang keamanan dan keselamatan maritim, (iv) teridentifikasinya sejumlah kesamaan posisi antara kedua negara dalam negosiasi instrumen internasional mengenai keanekaragaman hayati di luar jangkauan yurisdiksi nasional serta pemanfaatan kawasan dasar laut internasional (KOLi) dan tercapainya kesepakatan untuk semakin meningkatkan kerja sama kedua negara di fora internasional lainnya.

JPWG-MOC merupakan forum diskusi antara Indonesia dan Filipina yang dibentuk pada 2003 dengan tujuan untuk mendiskusikan isu bilateral dan regional mengenai tata kelola kelautan.

lsu-isu yang dicakup dalam pembahasan JPWG-MOC antara lain delimitasi batas maritim, keselamatan dan keamanan navigasi di laut, konservasi dan pengelolaan perikanan, kerja sama penegakan hukum di laut antara kedua negara, serta isu-isu maritim lainnya. I-1


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top