Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Redam Gejolak Rupiah, BI Diperkirakan Dua Kali Naikkan Bunga Acuan

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Redam Gejolak Rupiah, BI Diperkirakan Dua Kali Naikkan Bunga Acuan Doc: Sumber: BI – Litbang KJ/and - KORAN JAKARTA/ONES

JAKARTA - Untuk meredam nilai tukar rupiah yang semakin tidak terkendali, Bank Indonesia (BI) diperkirakan tidak hanya mengandalkan intervensi, tetapi juga akan menaikkan suku bunga acuan BI7days Reverse Repo Rate.

Community Lead Indo Premier Sekuritas (IPOT), Angga Septianus, menyarankan kepada para pelaku pasar untuk mencermati dua sentimen selama pekan ini, yaitu suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) Amerika Serikat (AS).

Berkaitan dengan sentimen suku bunga, dia menyarankan BI untuk menaikkan suku bunga minimal 25 basis poin (bps) atau 0,25 persen dalam pertemuan bulanan pada Rabu (24/4). Usulan itu bertujuan guna menstabilkan mata uang rupiah yang tembus melampaui 16.200 per dollar AS.

"Dia pun memprediksi akan ada dua kali kenaikan (suku bunga BI) di kuartal kedua tahun ini untuk meredam penguatan dollar AS. Jadi, hindari saham-saham yang terbebani suku bunga," kata Angga di Jakarta, Senin (22/4).

Sementara yang berkaitan dengan sentimen inflasi PCE AS, Angga memperkirakan indikator inflasi setelah Consumer Price Index (CPI) yaitu PCE AS akan meningkat menjadi 2,6 persen dibandingkan bulan lalu yang sebesar 2,5 persen, sehingga semakin memudarkan probabilitas pemotongan suku bunga jangka pendek.

Angga juga menjelaskan bahwa terdapat empat sentimen yang menopang pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu, di antaranya pernyataan Ketua the Fed Jerome Powell, pelemahan rupiah terhadap dollar AS, kenaikan harga komoditas, dan pergerakan investor asing.

Terkait statement Gubernur Bank Sentral AS, dia menjelaskan bahwa Jerome Powell dalam pidatonya menyebut akan menunggu lebih lama dibandingkan antisipasi sebelumnya, untuk menurunkan suku bunga setelah rangkaian rilis data inflasi AS yang tercatat tetap tinggi.

"Powell menunjuk pada kurangnya kemajuan tambahan yang dicapai mengenai inflasi setelah penurunan cepat yang terlihat pada akhir tahun lalu. Ia juga mencatat bahwa kemungkinan akan membutuhkan lebih banyak waktu bagi para pejabat untuk mendapatkan keyakinan yang diperlukan bahwa inflasi AS mengarah ke sasaran the Fed sebesar 2 persen," kata Angga.

Soal sentimen yang menyebabkan rupiah merosot terhadap terhadap dollar AS, dia mengatakan harga berbagai jenis barang di pasaran berpotensi meningkat seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level 16.200 per dollar AS, seiring adanya potensi kenaikan biaya produksi.

"Terlebih untuk meredam stabilitas kurs rupiah, BI sendiri telah menggelontorkan cadangan devisa (cadev) untuk meredakan pelemahan nilai tukar rupiah sekitar 250 juta dollar AS per hari atau sekitar empat triliun rupiah," katanya.

Menurutnya, dampak pelemahan rupiah tersebut yaitu menyebabkan kenaikan pada harga barang baku impor, kenaikan harga, dan inflasi di masyarakat.

"Hal itu ditambah dengan penurunan ekspor 9,45 persen (yoy) dan imbas dari penurunan nilai ekspor komoditas unggulan, seperti batu bara, besi dan baja, serta CPO dan turunannya. Ekspor ke Tiongkok juga turut mengalami penurunan," katanya.

Wajib Hukumnya

Pada kesempatan berbeda, pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y Sri Susilo, sepakat bahwa semestinya BI menaikkan suku bunga acuan minimal sebesar 25 basis poin, karena situasi dunia yang penuh ketidakpastian sehingga otoritas moneter harus memberi sinyal kepastian kepada pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.