Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Praja dan Civitas Akademika IPDN Jalani Vaksinasi Covid-19

Foto : Istimewa

Praja IPDN menjalani vaksinasi Covid-19 di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

A   A   A   Pengaturan Font

JATINANGOR - Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo bersama dengan praja dan seluruh civitas akademika sekolah kedinasan tersebut menjalaniproses vaksinasi Covid-19. Proses vaksinasi dilaksanakan di Gedung Balairung Rudini IPDN Kampus Jatinangor.

Menurut Rektor IPDN, Hadi Prabowo, ada sejumlah 6.500 dosis vaksin Sinovac yang disiapkan untuk memvaksinasi praja dan civitas akademika IPDN. Proses vaksinasi itu sendiri dilakukan oleh tim kesehatan dari Kementerian Kesehatan, Kemendagri, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Poliklinik IPDN, Poliklinik LAN, Poliklinik PPSDM dan Ikatan Apoteker Indonesia.

"Tak hanya IPDN, Aparatur Sipil Negara dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Regional Bandung dan Puslatbang PKASN LAN juga turut serta melakukan proses vaksinasi yang bertempat di Kampus IPDN ini," kata Hadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Kamis (8/4).

Hadi menambahkan, pelaksanaan vaksinasi itu sendiri akan dilakukan secara bertahap mulai tanggal 7 sampai 9 April 2021. Ada pun jumlah total peserta yang menjalani vaksinasi sebanyak 5.658 orang yang terdiri dari 3.960 orang praja dan 1.273 orang pegawai IPDN.

"Pegawai IPDN rinciannya terdiri dari ASN sejumlah 792 orang dan tenaga harian lepas sejumlah 481 orang, 300 orang pegawai LAN Puslatbang PKASN dan 125 orang pegawai PPSDM Kemendagri Regional Bandung. Proses vaksinasi hari pertama dilakukan terhadap 1. 882 orang, disusul hari kedua sebanyak 1.882 orang dan hari terakhir sejumlah 1.894 orang," ujarnya.

Menurut Hadi, proses vaksininasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam membantu mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19 di Indonesia.

Proses vaksinasi ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Kesehatan dan juga usulan dari Mendagri, agar seluruh komponen Kemendagri menjalani vaksinasi. Ia pun berharap, setelah menjalani vaksinasi, IPDN turut serta dalam membangun kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Ini yang pada akhirnya akan dapat membantu dalam memutus rantai penyebaran atau penularan Covid 19," ujarnya.

Hadi juga menjelaskan pada hari pertama, penerima vaksin adalah muda praja dan sebagian ASN IPDN. Sementara di hari kedua, madya praja dan ASN IPDN. Terakhir satuan praja utama, ASN di PPSDM, Puslatbang dan ASN IPDN yang tidak sempat hadir pada hari pertama maupun kedua.

"Selanjutnya setelah 28 hari kami akan melaksanakan proses vaksinasi tahap kedua. IPDN secara bertahap akan melakukan proses vaksinasi tidak hanya di IPDN kampus pusat tapi juga di IPDN kampus daerah. Meskipun telah mendapatkan vaksin, saya menghimbau agar seluruh penerima vaksin dapat tetap bertanggung jawab dalam menjaga protokol kesehatan," kata Hadi.

(ags/N-3)
Redaktur : Marcellus Widiarto

Komentar

Komentar
()

Top