PJJ Tidak Mempengaruhi Nilai Peserta UTBK SBMPTN
📅 Selasa, 15 Jun 2021, 06:57 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup
JAKARTA - Pandemi Covid-19 memaksa satuan pendidikan menggelar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Proses tersebut tidak memengaruhi nilai yang diraih para siswa kelas 12 SMA dan sederajat yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021.
"Kalau pun ada naik turun berkaitan dengan adanya pandemi Covid-19 dan lain-lain itu tidak signifikan. Bisa kita lihat dari rata-rata tertinggi tidak ada perubahan cukup berarti artinya sama dengan tahun-tahun yang lalu," kata Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Nasih, dalam konferensi pers Pengumuman Hasil SBMPTN 2021, di Jakarta, Senin (14/6).
Nasih menjelaskan ketika masa pandemi Covid-19 para peserta UTBK SBMPTN masih tetap bisa melakukan persiapan-persiapan. Mereka masih bisa belajar secara mandiri dan tidak tergantung pada pembelajaran di sekolah saja.
"Kapasitas seseorang itu relatif telah stabil, sehingga kalau ada hal-hal yang berpengaruh itu tidak terlalu tinggi. Terlebih mereka tetap bisa persiapan dengan sebaik-baiknya dari pandemi ini," jelasnya.
Sebagai catatan, UTBK bukan tes evaluasi asat hasil belajar para siswa meski ada materi-materi tertentu yang mirip. UTBK merupakan rangkaian SBMPTN untuk melihat potensi dari masing-masing peserta agar nanti dapat menyelesaikan studi di perguruan tinggi.
Hasil Seleksi
Lebih jauh Nasih mengatakan dari 732.704 UTBK SBMPTN, hanya 184.942 peserta dinyatakan lulus. Sebanyak 92.963 peserta lulus di program studi saintek. Sedangkan yang lulus di prodi soshum sebanyak 91.979.
Dia menambahkan angka kelulusan 184.942 itu belum memenuhi daya tampung UTBK-SBMPTN. Adapun daya tampung itu ialah sebanyak 197.657.
"Dengan begitu jumlah daya tampung tidak terpenuhi 12.715. Yang diterima ini nilainya yang lebih bagus," terangnya.
Nasih mengatakan para peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN harus segera mengikuti persyaratan yang sudah ditentukan masing-masing universitas. Hasil yang diterima diharapkan menjadi motivasi siswa untuk menjadi individu yang lebih baik, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
"Bagi yang belum diterima di SBMPTN jangan berkecil hati dan harus tetap bersemangat. Masih ada kesempatan dan jalur lain baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta," tandasnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam meminta peserta berhati-hati saat mengakses pengumuman UTBK SBMPTN. Menurutnya akan ada situs palsu pengumuman UTBK SBMPTN di tengah masyarakat, bahkan ada pula pihak yang membuat link untuk memungut uang dari peserta.
"Biasanya pada masa-masa seperti ini banyak penipuan membelokkan adik-adik ke link palsu tidak resmi, para peserta tidak terkecoh akan hal tersebut," katanya.
Sebagai informasi hanya ada 30 situs untuk mengakses pengumuman UTBK SBMPTN. Pertama ialah laman milik LTMPT:pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.idserta 29 laman mirror di perguruan tinggi negeri yang mengumumkan hasil UTBK-SBMPTN.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!