Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petugas Temukan Kapal Nelayan yang Hilang Kontak

📅 Minggu, 06 Okt 2024, 21:26 WIB | Oleh:
Petugas Temukan Kapal Nelayan yang Hilang Kontak Doc: ANTARA/Aditia A Rohman
Ket. Kondisi KM Setia Jaya 17 yang mengalami kebakaran dan sempat terbalik di perairan laut Samudera Hindia tepatnya di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Sabtu, (5/10/2024) dan berhasil dievakuasi tim SAR Gabungan pada Minggu, (6/10).

SUKABUMI - Petugas gabungan menemukan Kapal Motor (KM) Setia Jaya 17 yang merupakan perahu nelayan jenis 'congkreng' yang sempat hilang di perairan laut Samudera Hindia tepatnya di barat daya Laut Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu.

"KM Setia Jaya 17 berangkat dari Dermaga Pantai Ujunggeteng mengangkut kru kapal sebanyak dua orang untuk memancing ikan layur di Perairan Laut Ujunggenteng dengan menggunakan alat pancing gajrut pada Kamis (3/10) sekitar pukul 16:00 WIB," kata Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar di Sukabumi, Minggu.

Menurutnya, pada Jumat (4/10) Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng Asep JK melapor bahwa telah kehilangan kontak dengan kru kapal selepas beberapa jam KM Setia Jaya 17 tersebut berlayar ke perairan lepas pantai.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL dan relawan untuk melakukan pencarian. Namun, hingga Sabtu malam belum berhasil ditemukan dan baru Minggu siang pihaknya mendapat informasi dari kru KM Bintang Bahari 88 yang melihat KM Setia Jaya 17 dalam kondisi terbalik sekitar 30 mil laut dari Pantai Ujunggenteng.

Berbekal informasi itu, tim SAR gabungan langsung meluncur ke titik lokasi dan berhasil menemukan KM Setia Jaya 17 sudah dalam kondisi terbalik dan mengalami kerusakan serta nyaris tenggelam.

"Kapal motor itu sudah kami evakuasi ke dermaga. KM Setia Jaya 17 ini hilang kontak karena mengalami kebakaran akibat mesin genset meledak sehingga kru kapal tidak bisa berkomunikasi ditambah gelombang tinggi saat kejadian dan menghempaskan kapal hingga terbalik," tambahnya.

Tenda mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus kecelakaan laut ini. Di sisi lain, pihaknya mengimbau nelayan sebelum melaut untuk memastikan perlengkapan keselamatan tersedia serta peralatan seperti mesin dan lainnya dalam kondisi layak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.