Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petugas Telusuri Identitas 7 Jenazah dari Ponsel

📅 Rabu, 25 Sep 2024, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Telusuri Identitas 7 Jenazah dari Ponsel Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Wakil Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kiri) bersama Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan (kedua kiri) meninjau tempat kejadian perkara (TKP) temuan tujuh mayat remaja laki-laki di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/9). Komisi III DPR meninjau dua tempat kejadian perkara (TKP) di Jatiasih dan Bojong Menteng, serta meminta kasus penemuan jenazah remaja tersebut diselidiki secara transparan.

JAKARTA - Identifikasi ketujuh mayat yang ditemukan di Kali Bekasi akan dilakukan dari dua telepon genggam (ponsesl) yang ditemukan. Sebab did ala tubuh tidak ditemukan kartu identitas.

Selain itu, masyarakat dapat mengakses informasi ke kanal aduan yang dibuka Polres Metro Bekasi Kota terkait penemuan tujuh jenazah di Kali Bekasi, Minggu (22/9). "Kami membuka komplain kepada warga yang merasa kehilangan kerabat. Demikian juga untuk sahabat atau teman yang merasa anaknya belum kembali," jelas Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol, Dani Hamdani, Selasa (24/9).

Dia membuka kanal aduan bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya terkait kasus penemuan tujuh jasad di Kali Bekasi.

Hal itu disampaikan-nya saat Komisi III DPR mengunjungi Kali Bekasi untuk memantau lokasi penemuan tujuh jenazah. Tujuh jenazah ditemukan di pinggir kali belakang Masjid Al Ikhlas, Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi.

Dani menyebut bahwa hingga kini baru lima keluarga yang datang untuk membuat laporan kehilangan anggota keluarganya. Dia juga menyebut sampai saat ini masih dilakukan identifikasi terhadap tujuh jenazah yang ditemukan mengapung di Kali Bekasi pada Minggu (22/9) itu.

"Di badan jenazah tidak ditemukan identitas, tidak ada dompet, tidak ada data apa pun," ujarnya. Menurut Dani, Polres akan mencoba mengupayakan identifikasi jenazah dari ponsel atau handphone yang ditemukan.

Dia menginformasikan petugas menemukan dua handphone. Tapi sudah kena air, sehingga dikirim ke siber untuk dibuka. Namun, sampai saat ini masih diproses. Polres akan mencoba menelusuri identitas dari handphone. "Hanya, sampai kini ponsel belum dapat dibuka," tuturnya.

Lebih jauh Dani lantas menceritakan kronologi singkat awal mula penemuan tujuh jasad mengapung di Kali Bekasi itu pada Minggu (22/9) pagi. Awalnya, warga melaporkan ditemukan lima mayat. Namun setelah dicek polisi, total mayat yang ditemukan menjadi tujuh. Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 8 atau 9 pagi. Kemudian dari polisi telah melakukan evakuasi dibantu Basarnas dan BPBD. Petugas kembali menelusuri sungai. Tapi tak menemukan tambahan mayat.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ketujuh mayat yang ditemukan di Kali Bekasi kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diidentifikasi. Sebelumnya, warga menemukan tujuh mayat mengambang di Kali Bekasi, tepatnya belakang Masjid Al Ikhlas Perumahan Pondok Gede Permai, Minggu (22/9) pagi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.