Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Kerja Keras, Kediri Perkuat Peran Bidan Dukung Wujudkan SDGs

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Kerja Keras, Kediri Perkuat Peran Bidan Dukung Wujudkan SDGs Doc: ANTARA/ HO-Pemkot Kediri
Ket. Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah.

Kediri - Perlu kerja keras, Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri, Jawa Timur,Zanariah memperkuat peran bidan dalam mendukungThe Sustainable Development Goals(SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Bidan bukan hanya petugas kesehatan, tetapi juga agen perubahan sosial," kata Zanariahsaat memberikan pengarahan padawebinar dan workshoppenguatan peran bidan dalam pemberdayaan perempuan untuk mendukungSustainable Development Goals,di Kediri, Senin.

Menurut dia, bidan tidak hanya sebagai petugas kesehatan yang memberikan bantuan saat melahirkan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang dapat memajukan perempuan melalui pendekatan holistik.

"Dalam masyarakat kita, bidan sering kali menjadi sosok yang sangat dihormati dan diakui, dan kepercayaan ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat peran perempuan," kata Zanariah.

Ia menambahkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya tentang memberikan hak-hak yang setara, tetapi juga memberikan akses kepada mereka dalam semua sektor kehidupan.

"Pada posisi inilah peran bidan menjadi sangat vital. Terlebih lagi, dalam mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan merupakan bagian integral dari 17 SDGs," katanya.

Zanariah juga menekankan bahwa dengan memastikan hak-hak dan kesehatan perempuan serta anak perempuan di seluruh tujuan tersebut, dunia akan mencapai keadilan dan inklusi, perekonomian yang bermanfaat bagi semua orang, dan lingkungan yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Dalam meraih SDGs, kata dia, perempuan harus diberdayakan secara penuh. Peran bidan dalam hal ini sangat penting, sehingga semua perlu memberikan dukungan penuh untuk memastikan bahwa mereka memiliki sumber daya dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memainkan peran krusial mereka.

"Mari bersama-sama menjadikan perempuan sebagai pilar pembangunan berkelanjutan dan mengukir masa depan yang lebih baik untuk semua," kata dia.

Hadir pula dalam kegiatan ini secara daring Kepala BKKBNHasto Wardoyo, Ketua Yayasan Surya Mitra Husada Kusnaidi, Rektor Institut Ilmu Kesehatan Strada Indonesia Sentot Imam Suprapto, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Ade Jubaedah, Ketua AIPKIND Jawa Timur Kasiati,The Honourable Speakers Kaung Zaw, Pediatric Specialist, Medical doctor from Myanmar and PhD(c) Mahidol University Thailand, dan Panjarut Laisuwannachart from Sirindhorn Colloge of Public Health Thailand,dosen dan mahasiswa IIK Strada Indonesia, serta pesertawebinar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.