Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Ditiru, BI Nilai Pasar Murah Cabai Efektif Kendalikan Inflasi Gorontalo

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Ditiru, BI Nilai Pasar Murah Cabai Efektif Kendalikan Inflasi Gorontalo Doc: ANTARA/Adiwinata Solihin
Ket. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo Ridwan Nurjamal memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (22/12/2023).

Gorontalo - Perlu ditiru, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo Ridwan Nurjamal menilai operasi pasar murah cabai rawit dan tomat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo efektif kendalikan inflasi.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dariHigh Level Meeting, yang salah satunya menggencarkan pasar murah," ucap Ridwan di Gorontalo, Jumat.

Operasi pasar atau pasar murah itu digelar di Pasar Sentral Kota Gorontalo untuk menekan kenaikan harga dua komoditas utama penyumbang inflasi yaitu cabai rawit dan tomat.

"Bank Indonesia sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mendukung apa yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo ini," kata dia.

Menurut Ridwan, hingga saat ini kegiatan pasar murah yang digelar sejak 21 Desember hingga hari ini dirasa paling efektif, karena langsung memberikan subsidi kepada pedagang eceran, sehingga masyarakat dapat menjangkau harga yang diberikan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar operasi pasar dengan menjual satu ton cabai cabai rawit dan 500 kilogram tomat bersubsidi di Pasar Sentral, Kota Gorontalo.

Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya mengatakan operasi pasar cabai rawit dan tomat tersebut bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, harga cabai rawit dan tomat di pasar harian dan mingguan mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

Harga cabai rawit mencapai Rp140 ribu per kilogram, sedangkan untuk tomat, harga tertinggi Rp30 ribu dan terendah Rp25 ribu per kilogram.

Pemprov Gorontalo memberikan subsidi harga yang cukup besar untuk dua komoditas tersebut. Cabai rawit pada operasi pasar itu dijual dengan harga Rp15 ribu per kilogram dan tomat Rp5 ribu per kilogram.

Setiap pembeli dibatasi dua ons untuk cabai rawit dan setengah kilogram untuk tomat, dengan syarat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan menyerahkan satu lembar fotokopi KTP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.