Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyelamatan Benda Purbakala, KJRI Perth Pulangkan 323 Keramik TekSing Ilegal di Australia

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyelamatan Benda Purbakala, KJRI Perth Pulangkan 323 Keramik TekSing Ilegal di Australia Doc: ANTARA/HO-KJRI Perth
Ket. Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Perth, Australia, Listiana Operananta (dua kiri) menghadiri proses pengemasan box kayu dan proses transfer kontainer keramik TekSing dari Gudang DSV ke bandara untuk pengiriman ke Jakarta.

Jakarta - Konsul Jenderal Republik Indonesia di Perth, Australia, Listiana Operananta didampingi Konsul Penerangan dan Sosial Budaya KJRI Perth, Antonius Prawira Yudianto menghadiri proses tahapan akhir repatriasi 332 buah keramik TekSing yang ditemukan di situs lelang ilegal Australia.

Melalui keterangan resmi KJRI Perth yang diterima di Jakarta, Rabu, diketahui bahwa sejumlah besar keramikTekSing ditemukan di Australia pada 2019 melalui situs lelang ilegal.

Menteri Budaya Australia, Tony Burke kemudian secara simbolis menyerahkan Keramik TekSing tersebut kepada Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono pada 17 Agustus 2022 untuk diproses pemulangan kembali ke Indonesia.

Setelah melalui proses panjang, seluruh keramik tersebut telah dipulangkan kembali ke Indonesia pada 8 September 2024.

Seluruh rangkaian proses repatriasi merupakan hasil koordinasi erat KJRI Perth dengan seluruh pihak utamanya dengan Tim Museum dan Cagar Budaya Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI.

KJRI Perth menegaskan bahwa konsulat bersama seluruh pihak terkait akan terus berkolaborasi untuk menjaga asset budaya Indonesia di wilayah kerja.

Menurut situs Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi., keramik tersebut berasal dari kapal dagang China Teksingyang karam pada tahun 1822 di perairan Selat Gelasa, Provinsi Bangka-Belitung,saat berlayar dari Amoy (Xiamen), Hookian, menuju Batavia(kini Jakarta),

Teksingmerupakan kapal jung China berukuran panjang 50 meter dan lebar 10 meter yang membawa muatan 2.000 imigran Tiongkok dan sekitar 380.000 keramik.

Setelah menabrak karang, kapal Teksingyang diterjemahkan sebagai Bintang Sejati itu karam dan bangkainya ditemukan di kedalaman sekitar 100 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.