Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Penyakit Whitmore Langka Melonjak di Vietnam Selama Musim Banjir

Foto : Antara
A   A   A   Pengaturan Font

HANOI -- Sebanyak 28 pasien penyakit Whitmore dirawat di Rumah Sakit Pusat Hue, sebuah institusi medis publik terkemuka di Hue, Provinsi Thua Thien-Hue, Vietnam tengah, sejak awal Oktober, kenaikan tiba-tiba jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sekitar 50 persen pasien berasal dari provinsi tersebut, sementara sisanya dari provinsi-provinsi seperti Thanh Hoa, Ha Tinh, Quang Binh, dan Quang Tri, sebagaimana dilansir harian lokal Vietnam News pada Kamis (19/11).

Wilayah tengah Vietnam dilanda hujan berkepanjangan yang memicu banjir besar dan sejumlah bencana alam lainnya sejak awal Oktober.

Banyak pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium akhir penyakit tersebut, dengan mengalami sepsis, syok septik, atau kegagalan multiorgan, yang membuat perawatan menjadi sulit dan mahal, tutur pihak rumah sakit.

Data rumah sakit menunjukkan bahwa dari tahun 2014 hingga 2019, 83 pasien didiagnosis menderita penyakit Whitmore. Dari Januari hingga September tahun ini, sebanyak 11 pasien terdiagnosis menderita penyakit itu.

Jumlah kasus penyakit Whitmore berkaitan erat dan berbanding lurus dengan curah hujan tahunan, menurut laporan tersebut.

Penyakit Whitmore, juga dikenal sebagai Melioidosis, disebabkan oleh bakteri Burkholderia pseudomallei yang ditemukan di tanah, air kotor, atau di sawah dan genangan air. Bakteri tersebut dapat menyebar ke manusia dan hewan melalui kontak langsung dengan sumber kontaminasi.

Pertama kali terdeteksi di Vietnam pada 1950-an, penyakit Whitmore merupakan penyakit menular berbahaya yang langka di negara itu karena hanya sedikit kasus yang terdeteksi dalam beberapa dekade terakhir. Penyakit tersebut cenderung muncul pada musim hujan, terutama dari Juli hingga November.Ant/P-4



(Ant/P-4)
Redaktur : Khairil Huda
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top