Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Penggemar Berat di Jepang Bawa Pulang Keseruan Olimpiade

📅 Sabtu, 24 Jul 2021, 05:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penggemar Berat di Jepang Bawa Pulang Keseruan Olimpiade Doc: AFP/Yasuyoshi CHIBA
Ket. Nobar Virtual l Penggemar berat Olimpiade asal Jepang, Kyoko Ishikawa, berpose di ruang tamu di kediamannya di Tokyo yang dipenuhi  dengan tempelan pernak pernik memorabilia Olimpiade yang ia peroleh saat berkeliling dunia untuk menyaksikan setiap penyelenggaraan ajang Olimpiade.

Larangan warga untuk menyaksikan ajang Olimpiade Tokyo secara langsung di lokasi pertandingan olahraga membuat penggemar berat seperti Kyoko Ishikawa melewatkan keseruan Olimpiade musim panas pertamanya yang digelar di negaranya sendiri. Alih-alih bersedih, Ishikawa justru menjadikan tempat tinggalnya sebagai stadion virtual yang dipenuhi bendera-bendera negara peserta Olimpiade.

Pebisnis perempuan berusia 51 tahun ini bertekad untuk tidak membiarkan virus korona merusak kegembiraan saat Olimpiade digelar di kota kelahirannya, walaupun penyelenggara melarang penggemar untuk hadir pada sebagian besar acara pertandingan.

Ishikawa akan dengan penuh semangat bersorak dan bernyanyi sambil mengenakan pakaian tradisional Jepang, saat dia menonton pertandingan di ajang Olimpiade yang ia sukai di televisi di rumahnya yang amat nyaman.

Ishikawa tak akan sendirian untuk menikmati keseruan Olimpiade dari ruang tamu rumahnya yang dipenuhi tempelan pernak pernik memorabilia Olimpiade yang ia peroleh saat berkeliling dunia menyaksikan setiap penyelenggaraan ajang Olimpiade. Rencananya ia akan menjalin koneksi dengan seluruh penggemar berat Olimpiade di seluruh dunia via sambungan telekonferensi dan media sosial, dan meyakinkan dirinya bahwa Olimpiade masih bisa menyatukan setiap orang walau sedang terjadi pandemi.

"Ajang Olimpiade adalah sebuah acara khusus, dan dalam setiap acara khusus dalam hidup Anda, kita menyatukan banyak orang," kata Ishikawa. "Kali ini pun sama. Apapun metodenya, prinsip dasar itu tidak berubah," imbuh dia.

Kegemaran Ishikawa pada Olimpiade dimulai pada 1992 saat ia pergi menyaksikan ajang olahraga internasional bergengsi ini di Barcelona, Spanyol. Saat itu ia berhasil membeli tiket untuk menyaksikan acara pembukaan Olimpiade dan ketika itu ia amat takjub dan larut dengan suasana keseruan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Sejak saat itu, setiap dilaksanakan penyelenggaraan Olimpiade musim panas, Ishikawa berusaha untuk tak melewatkannya dengan berkunjung langsung ke negara yang menggelar ajang olahraga internasional paling bergengsi ini.

Namun Harapannya bisa mengulang peristiwa pembukaan Olimpiade di Tokyo pupus setelah pihak penyelenggara mengumumkan bahwa sebagian besar acara pertandingan dilaksanakan secara tertutup dengan alasan untuk mencegah penyebaran virus korona.

Namun sebagai penggemar berat, Ishikawa melihat peluang bagi menjalani petualangan baru dari larangan menyaksikan secara langsung Olimpiade Tokyo ini.

"Jika kita menyaksikan secara langsung pertandingan dengan bepergian ke setiap lokasi perlombaan, maka hanya tiga ajang pertandingan bisa kita lihat per harinya. Namun menyaksikan pertandingan melalui televisi, kita bisa menyaksikan 10 atau 15 ajang pertandingan per hari dengan mudahnya," ucap Ishikawa.

"Semua itu menawarkan lebih banyak peluang untuk mengetahui olahraga yang kurang dikenal. Saya juga ingin tahu lebih banyak tentang dunia melalui penyelenggaraan Olimpiade yang tak biasa ini," pungkas dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Kasus Kekerasan Seksual Mem...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.