Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengelolaan Dana JETP IPP Harus Transparan

📅 Jumat, 21 Apr 2023, 08:06 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pengelolaan Dana JETP IPP Harus Transparan Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah bersama PT PLN (Persero) perlu menjamin transparansi pengelolaan dana skema Just Energy Transition Partnership Investment and Policy Plan (JETP IPP). Bersama PLN, pemerintah harus menjamin tak ada praktik koruptif dalam tata kelolanya.

Senior Campaign Strategist Greenpeace International, Tata Mustasya mengatakan keterlibatan Badan Energi Internasional (IEA) akan membantu PLN dalam hal teknis skema dan pelaksanaan JET-P sebagai bagian dari akselerasi transisi energi di Indonesia.

Tetapi pemerintah dan PLN perlu menyelesaikan hal hal yang prinsipil dan mendasar dalam skema dan pelaksanaan JET-P di antaranya pertama, soal tata kelola termasuk transparansi dalam pengelolaan JET-P.

"Di sini pemerintah dan PLN harus memastikan tidak ada praktik korupsi dalam pilihan proyek yang akan dibiayai dan tidak ada overvaluasi dalam pensiun dini PLTU batu bara," ucapnya kepada Koran Jakarta, Kamis (20/4), menanggapi kerja sama PLN dengan International Energy Agency untuk mematangkan skema JETP IPP.

Kedua, lanjutnya, terpenuhinya soal keadilan bagi pekerja dan masyarakat terdampak dan keadilan ekologis.

Ketiga, skema JET-P harus dilaksanakan di tengah peraturan perundang-undangan yang sejalan dengan percepatan transisi energi, seperti tidak adanya solusi palsu seperti co-firing dan adanya pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara untuk industri.

Jadi, kata dia, agar JET-P berjalan sesuai harapan, diperlukan reformasi kebijakan. "Sekarang ada indikasi tata kelolanya tidak transparan. Kalau hal hal tersebut tidak terpenuhi hal tersebut akan menjadi pemborosan dan kerugian negara karena sekitar 95 persen dana JET-P akan berupa utang," pungkasnya.

Seperti diketahui, PT PLN (Persero) menggandeng IEA untuk mematangkan skema JETP IPP dalam mengakselerasi transisi energi Indonesia.

Executive Director of IEA Fatih Birol menjelaskan pihaknya mendukung penuh langkah Indonesia dalam transisi energi. Upaya Indonesia dalam mengurangi emisi karbon akan berdampak langsung pada pengurangan emisi karbon.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa mengatakan kerja sama PLN & IEA untuk ini sangat baik. PLN bisa mendapatkan bantuan teknis IEA dalam merancang strategi transisi energi PLN.

"Saya menilai IEA bisa memberikan masukan dalam meningkatkan bauran pembangkit energi terbarukan (ET), khususnya dalam peningkatan penetrasi Variable Renewable Energy (VRE) di sistem PLN," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Liga Inggris: Morgan Rogers...
Daerah
Puncak musim kemarau di Kot...
Olahraga
Cedera Badosa Bantu Sherif ...

Panen ikan nila Larasati

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Panen ikan nila Larasati

Fasilitas desalinasi untuk warga pesisir

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Fasilitas desalinasi untuk ...

Festival UFO Indonesia

2 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival UFO Indonesia
Megapolitan
Pembangunan kanopi di Stasi...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.