Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Mampu Beradaptasi

📅 Senin, 19 Jul 2021, 06:44 WIB | Oleh:
Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Mampu Beradaptasi Doc: KORAN JAKARTA/MUHAMAD MA’RUP

"Salah satu hasil belajar dari Covid-19 adalah evaluasi pendidikan kedokteran dan kesehatan. Mereka menghadirkan kurikulum adaptif untuk penanganan pandemi dan tantangan kesehatan global," ujarnya.

Dia menjelaskan, pendidikan kedokteran dan kesehatan telah beradaptasi dengan baik melalui pendekatan praktik kolaboratif (collaborative practice) dan pendidikan intraprofesional (interprofessional education) dalam kurikulum kedokteran. Pendekatan tersebut sangat tepat diaplikasikan dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Kolaborasi antara dosen, mahasiswa dan pimpinan perguruan tinggi sangat penting dalam implementasi kurikulum adaptif ini. Dengan begitu, mahasiswa dapat berperan relevan atas capaian pembelajaran serta mendapat pendampingan efektif dari para dosen," jelasnya.

Akselerasi

Lebih jauh Nizam mengatakan, pendayagunaan lulusan bidang kesehatan seperti dokter, perawat dan bidan untuk penanganan Covid-19. Tenaga kesehatan tersebut bertugas untuk perawatan pasien dan vaksinator.

Dia memaparkan, hasil koordinasi dengan kemenkes, kebutuhan tenaga dokter dapat dipenuhi dari dokter pasca-internsip. Saat ini perguruan tinggi menghasilkan lebih dari 11 ribu dokter profesional setiap tahun, lebih dari 13 ribu dokter program pendidikan dokter spesialis, serta dokter internsip yang mendapatkan pelatihan khusus.

"Percepatan kesiapan dokter internsip telah dilakukan dengan penerbitan sertifikat profesi dari perguruan tinggi, sertifikat kompetensi dari organisasi profesi, dan surat tanda registrasi dari Konsil Kedokteran Indonesia. Hal itu untuk 3.300 lulusan baru Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter periode Mei 2021," jelasnya.

Akselerasi juga mencakup pendayagunaan bidan dan perawat. Koordinasi dengan asosiasi institusi pendidikan dan organisasi profesi telah dilakukan untuk menggerakkan lulusan prodi keperawatan dan kebidanan. Hal ini, khususnya bagi 28.000 lulusan uji kompetensi periode Juni 2021 dari Jawa dan Bali.

"Percepatan pelaksanaan uji kompetensi nasional selanjutnya telah kami koordinasikan. Waktnya, Agustus dan September 2021. Lulusan bisa dapat segera mengabdi untuk penanganan pandemi Covid-19," tandasnya.

Nizam menerangkan, fakultas kedokteran dan program studi kesehatan didorong untuk mendukung upaya percepatan vaksinasi guru dan tenaga pendidikan. Mereka jgua diminta mendukung gerakan Vaksinasi Merdeka yang dikoordinasikan Polda Metro Jaya. Hingga kini terdata lebih dari 30.000 relawan vaksinator dari fakultas kedokteran, rumah sakit perguruan tinggi negeri dan prodi kesehatan.

"Kemendikbudristek dan kemenkes sedang menyiapkan berbagai regulasi untuk mengatur kewenangan pelayanan, perlindungan keselamatan, hukum, serta insentif untuk para relawan," ujar Nizam. Ruf/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Alwi Farhan Memperpanjang N...
Megapolitan
Perubahan APBD DKI 2026 Dis...
Advertisement
  Leo/Daniel tampil Kesetanan Ubah Kedudukan, Indonesia-Tiongkok 2-2

Leo/Daniel tampil Kesetanan Ubah Kedudukan, Indonesia-Tiongkok 2-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.