Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Siapkan Solusi Permanen Atasi Persoalan Guru Honorer

📅 Selasa, 30 Mei 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Pemerintah Siapkan Solusi Permanen Atasi Persoalan Guru Honorer Doc: istimewa
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dsn Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dsn Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menyatakan pemerintah sudah menyiapkan solusi permanen atas persoalan guru honorer. Pihaknya beserta Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) telah berdiskusi selama enam bulan untuk mencari solusi tersebut.

"Kami akhirnya sudah mengerucut kepada suatu solusi yang harapannya ini menjadi solusi permanen yang akan diimplementasi di tahun 2024," ujar Nadiem, dalam keterangannya, Senin (29/5).

Nadiem menyebutkan tiga alasan utama persoalan guru honorer terus muncul. Pertama, posisi guru yang kosong kerap diisi oleh sekolah dengan guru-guru honorer karena harus menunggu waktu perekrutan guru aparatur sipil negara (ASN) terlebih dahulu.

Persoalan kedua adalah proses perekrutan guru ASN yang dilakukan secara terpusat karena kekhawatiran akan jumlah dan kompetensi guru yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Padahal, sekolah yang akan lebih mengerti kebutuhan mereka dalam melakukan perekrutan.

"Lalu, persoalan yang ketiga pemerintah daerah (pemda) tiadk mengajukan formasi guru ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan data dari pemerintah pusat karena beragam alasan," tambahnya.

Tiga Solusi

Nadiem mengungkapkan, pemerintah memiliki solusi yang terdiri dari tiga pilar konsep. Pertama, konsep marketplace atau talent pool untuk guru yaitu suatu platform di mana guru-guru yang memenuhi kualifikasi untuk mengajar masuk ke dalam suatu basis data yang dapat diakses oleh semua sekolah di Indonesia.

Pilar kedua adalah pola perekrutan yang tadinya dilakukan secara terpusat akan diubah menjadi real time. Perekrutan itu dilakukan langsung oleh sekolah. "Jadi mereka bisa melakukannya kapan saja," jelasnya.

Pilar ketiga, yaitu mengubah sistem insentif kepada guru untuk menjawab persoalan sekolah-sekolah yang kekurangan guru karena tak ada guru yang berminat mengajar di sekolah tersebut. Dengan pengubahan sistem insentif itu, diharapkan sekolah-sekolah tersebut dapat diisi oleh guru.

"Jadi itu masalah ketiga kita dan solusi kita adalah mengubah sistem insentif untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di mana tidak ada yang minat untuk mengajar itu benar-benar terisi," tandasnya.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Alex Denni, mengungkapkan pihaknya menyiapkan rekrutmen guru lebih fleksibel secara waktu, tempat, dan lain-lain. Dia menerangkan, selama ini proses rekrutmen hanta setahun sekali, sedangkan posisi guru bisa kosong kapan saja dan harus segera diisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.