Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pecahkan Rekor, Desa Wisata Penglipuran Dikunjungi Lebih dari Satu Juta Wisatawan pada 2024

📅 Minggu, 05 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pecahkan Rekor, Desa Wisata Penglipuran Dikunjungi Lebih dari Satu Juta Wisatawan pada 2024 Doc: ANTARA/HO-DTW Penglipuran
Ket. Suasana puncak kunjungan wisatawan di Desa Wisata Penglipuran saat akhir tahun 2024, Denpasar, Sabtu (4/1/2025).

Denpasar- Manajer Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarsa mengungkapkan daya tarik wisata di Kabupaten Bangli, Bali, ini berhasil mencatat 1.023.143 kunjungan wisatawan sepanjang 2024.

Ia di Denpasar, Sabtu mengatakan, jumlah ini melampaui tahun-tahun sebelumnya, bahkan dibanding 2023 saat meraih predikat desa terbaik dari UN Tourism, jumlahnya masih unggul saat ini.

“Sepanjang tahun 2024 total kunjungan wisatawan ke Desa Penglipuran telah melampaui angka sejuta, jauh melampaui capaian tahun 2023 yang masih di bawah angka tersebut,” ucapnya.

Adapun jumlah kunjungan sepanjang 2023 sebanyak 956.425 kunjungan atau berarti terdapat kenaikan 66.718 kunjungan sepanjang 2024.

Dengan memberi pengalaman wisata berkelanjutan ke wisatawan, mereka mampu menggaet rata-rata 3.536 pengunjung dalam sehari, dengan puncaknya pada Selasa (31/12) kemarin dalam sehari sebanyak 5.298 pengunjung datang.

“Desember 2024 menjadi momen bersejarah bagi Desa Wisata Penglipuran dengan total kunjungan mencapai 109.637 wisatawan, menegaskan desa ini sebagai destinasi utama untuk menutup tahun,” ujar Sumiarsa.

Pengelola melihat tingginya kunjungan ke desa wisata di Bali bagian tengah ini menunjukkan adanya pemerataan wisatawan yang semula hanya bertumpu di Bali Selatan.

Di Desa Wisata Penglipuran sendiri wisatawan domestik tiap tahun konsisten mendominasi kunjungan.

Dari catatannya, dari 1.023.143 kunjungan sepanjang tahun, sebanyak 870.337 kunjungan adalah wisatawan domestik, sementara wisatawan mancanegara hanya 152.806 kunjungan.

Sumiarsa melihat konstruksi bangunan, didukung keasrian desa, dan segala upaya masyarakat menjaga hubungan dengan alam membuat wisatawan tertarik untuk merasakan pengalaman wisata berbeda ini.

Ia menuturkan untuk semakin mendorong minat wisatawan pada Desember 2024, mereka mengoptimalkan objek di dalam desa hingga menggelar atraksi oleh generasi muda setempat.

“Beragam atraksi seperti festival budaya, pertunjukan seni, hingga produk kerajinan khas menjadi daya tarik utama, ada ngelawang, parade seni budaya tradisional, jadi warisan budaya desa tetap terjaga sekaligus memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda,” ujar Sumiarsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.