Paula Abdul Akhiri Gugatan Hukum terkait Kasus Kekerasan Seksual Produser TV Inggris
📅 Sabtu, 14 Des 2024, 14:47 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC/Getty
Paula Abdul, penyanyi era 1990-an serta pemenang penghargaan Grammy dan Emmy, telah menyelesaikan gugatan hukum terhadap produser televisi Inggris Nigel Lythgoe terkait kasus penyerangan seksual.
Dalam gugatan hukum yang diajukan satu tahun lalu, Abdul (62) menuduh Lythgoe melakukan kekerasan seksual terhadapnya dua kali, yang pertama diduga terjadi saat mereka bekerja sama dalam acara pencarian bakat American Idol.
Diberitakan BBC, Paula Abdul merasa lega karena pertarungan hukum telah berakhir.
Lythgoe (75) mengatakan dalam sebuah pernyataan, ia senang "melupakan semua ini". Produser TV Inggris tersebut sebelumnya membantah tuduhan Paula Abdul, dan menyebutnya sebagai "fitnah yang mengerikan".
Paula Abdul mengatakan pada hari Jumat (13/12): "Saya bersyukur babak ini telah berakhir dengan sukses dan kini menjadi sesuatu yang dapat saya tinggalkan di belakang saya. Ini pertarungan pribadi yang panjang dan sulit.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap pengalamannya dapat menginspirasi perempuan lain yang menghadapi kesulitan serupa untuk mengatasi tantangan mereka dengan bermartabat dan penuh rasa hormat.
Pengacaranya, Melissa Eubanks, tidak mengungkapkan ketentuan terkait penyelesaian tersebut.
Dalam pernyataannya, Lythgoe mengatakan, "Kita hidup di masa yang sulit, di mana seseorang kini secara otomatis dianggap bersalah hingga terbukti tidak bersalah, sebuah proses yang dapat memakan waktu bertahun-tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Itulah sebabnya, seperti Paula, saya senang bisa melupakan semua ini. Saya tahu kebenarannya dan itu memberi saya penghiburan yang besar."
Dalam gugatan setebal 16 halaman, Paula Abdul mengklaim bahwa Lythgoe telah melakukan kekerasan seksual terhadapnya dua kali selama mereka bekerja bersama.
Dia mengatakan dugaan insiden pertama terjadi saat mereka bekerja di program TV terkenal American Idol, sebagai juri selama delapan musim pertama.
Paula Abdul menduga pria itu menciumnya dengan paksa di lift hotel dan memegang alat kelaminnya.
Dugaan insiden kedua terjadi pada tahun 2015 saat mereka berdua tampil di acara “So You Think You Can Dance”, ungkapnya.
Kali ini, Lythgoe menyerangnya di sofa rumahnya di Los Angeles setelah makan malam kantor, klaim Paula.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!