Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pameran Seni Alumni FHUI Peringati 100 Tahun Pendidikan Hukum

📅 Minggu, 27 Okt 2024, 17:05 WIB | Oleh:
Pameran Seni Alumni FHUI Peringati 100 Tahun Pendidikan Hukum Doc: ANTARA/HO-Ikatan Alumni FHUI
Ket. Kegiatan Pameran Seni Alumni FHUI Art Collector's Show, di Kebayoran Baru, Jakarta.

JAKARTA - Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pameran kesenian dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan 100 Tahun Pendidikan Hukum di Indonesia.

Kegiatan yang bernama Alumni FHUI Art Collector's Show tersebut digelar selama beberapa hari, sejak 25-30 Oktober 2024 di D'Gallerie, Kebayoran Baru, Jakarta.

"Karya-karya yang dipamerkan di sini mencerminkan tidak hanya minat estetika, tetapi juga hubungan mendalam antara kolektor dan karya seni," kata Dekan FHUI Parulian Paidi Aritonang melalui keterangan di Jakarta, Minggu.

Parulian mengatakan pameran ini tidak ditujukan untuk tujuan komersial, tapi untuk memberikan apresiasi yang murni terhadap karya seni dan memperlihatkan ragam karya yang menjadi objek koleksi mereka.

"Pameran ini adalah kegiatan pro bono (gratis) yang menampilkan karya-karya koleksi alumni FHUI, yang berbicara tentang nilai-nilai, pengalaman hidup, serta aspirasi para kolektornya," ujarnya.

Menurut Parulian, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta karya seni di Indonesia.

Ia menilai proses mengoleksi karya seni adalah sebuah proses yang kaya akan makna, bukan sekadar akumulasi benda.

Melalui koleksi, sambungnya, para kolektor berupaya menciptakan keteraturan, menemukan hubungan antar-objek, dan membangun narasi yang membantu memahami dunia.

"Karya-karya yang dipamerkan di sini mencerminkan tidak hanya minat estetika, tetapi juga hubungan mendalam antara kolektor dan karya seni," ujarnya.

Diketahui, gelaran tersebut melibatkan sebanyak 23 kolektor karya seni, dan memamerkan sejumlah 30 karya seni dua dimensi dan tiga dimensi. Salah satu di antaranya yakni karya lukisan "Bunga Sepatu" yang dimiliki oleh Wakil Ketua MPR RI Mohammad Eddy Dwiyanto Soeparno.

Pria yang akrab diketahui Eddy Soeparno itu menjelaskan lukisan "Bunga Sepatu" yang dipamerkan dalam kegiatan ini merupakan karya pelukis sekaligus kurator legendaris, Dullah yang dibuat pada tahun 1919, dan diwariskan oleh orang tuanya.

"Seni bisa dipelajari dan ada dalam diri kita dan kita bisa mengembangkannya," tutur Eddy Soeparno. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.